Seru! Mahasiswa Asing Ikut Lomba Masak Tempe Mendoan Bersama Pelajar SMP di Cilacap
CILACAP, iNews.id - Sejumlah mahasiswa luar negeri ikut memeriahkan peringatan HUT Kemerdekaan ke-81 RI di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Mereka ambil bagian dalam lomba adu cepat memasak makanan khas Indonesia, yakni tempe mendoan bersama ratusan pelajar SMP.
Lomba memasak tempe mendoan ini menjadi pengalaman pertama bagi para mahasiswa asing tersebut. Kegiatan tersebut digelar untuk mengenalkan makanan khas Indonesia agar semakin dikenal hingga mancanegara.
Suasana riuh terlihat saat ratusan pelajar SMP Muhammadiyah Sampang, Cilacap, memberikan dukungan kepada perwakilan kelas mereka yang mengikuti lomba memasak tempe mendoan.
Para peserta terlihat sibuk menyiapkan berbagai bahan mulai dari tempe, sayuran, bumbu, hingga peralatan memasak. Mereka berlomba menyelesaikan hidangan dalam waktu tercepat.
Namun, ada yang berbeda dalam lomba adu cepat memasak tempe mendoan kali ini. Panitia menghadirkan sejumlah pelajar asal luar negeri untuk ikut berkompetisi bersama para siswa.
Puluhan peserta yang terbagi dalam tujuh kelompok harus bekerja sama menyelesaikan tantangan memasak. Setiap kelompok terdapat satu pelajar asing yang ikut membantu membuat tempe mendoan mulai dari mengulek bumbu, membuat adonan, hingga menggoreng.
Keseruan terjadi karena para siswa harus mengajarkan cara memasak makanan khas tersebut kepada pelajar asing yang baru pertama kali mengikuti perlombaan.
Lomba memasak tempe mendoan ini tidak hanya mengutamakan kecepatan, tetapi juga membutuhkan kerja sama, kekompakan, dan kreativitas peserta.
Hasil masakan yang dibuat harus memiliki cita rasa yang enak serta tampilan penyajian yang menarik. Setelah selesai, seluruh tempe mendoan dikumpulkan untuk dilakukan penilaian oleh guru pembimbing.
Penilaian meliputi rasa, tampilan penyajian, serta inovasi dalam mengolah tempe mendoan. Kelompok pemenang mendapatkan hadiah dan nilai tambahan.
Kepala Sekolah Muhammadiyah Sampang, Dwi Kartika Wahyuningsih, mengatakan kegiatan tersebut digelar untuk mengenalkan budaya lokal melalui makanan tradisional.
"Dalam rangka HUT kemerdekaan, kami mengangkat budaya lokal. Tujuannya agar anak-anak muda sekarang tahu akan makna kebangsaan dari makanan tradisional," ujarnya.
"Kebetulan kami mengangkat makanan tradisional mendoan dan alhamdulillah kami berkerja sama dengan mahasiswa asing untuk membuat makanan tradisional berasa internasional," katanya.
Salah satu pelajar asal Afrika, Abdalrahim Siddig Agadouf, mengaku senang bisa mengenal budaya Indonesia melalui perayaan HUT Kemerdekaan RI.
"Mendoan ini enak banget, saya suka makan saat malam," katanya.
Para pelajar asing tersebut mengaku baru pertama kali mengikuti lomba memasak tempe mendoan sekaligus mencicipi langsung makanan khas Indonesia itu.









