Tiba-Tiba Batal Lawan Timnas Indonesia di ASEAN Cup 2026, India Berharap Tak Kena Sanksi FIFA
FEDERASI Sepak Bola India (AIFF) berpotensi terkena sanksi dari FIFA usai memutuskan mundur dari ajang FIFA ASEAN Cup 2026 yang berlangsung di Indonesia. Namun, AIFF berharap FIFA bisa meringankan sanksi dan denda yang diprediksi hingga ratusan juta rupiah tersebut.
Sebelumnya, Timnas India telah masuk dalam daftar undangan resmi sebagai tim tamu dari luar kawasan Asia Tenggara untuk turnamen yang baru dibentuk, FIFA ASEAN Cup 2026. Mereka bahkan sudah dijadwalkan masuk ke dalam grup tangguh bersama tuan rumah Timnas Indonesia, Malaysia, dan Singapura di divisi teratas turnamen tersebut.
Namun, rencana tersebut batal total setelah AIFF mengirimkan surat pemberitahuan kepada FIFA bahwa mereka terpaksa mundur. Langkah mendadak ini langsung memicu risiko sanksi disipliner yang tidak ringan dari badan tertinggi sepak bola dunia tersebut.
Berdasarkan aturan Pasal 5.2 turnamen yang dikutip dari The Times of India, Kamis (13/8/2026), setiap asosiasi anggota yang menarik diri menjelang bergulirnya kejuaraan terancam hukuman denda minimum sebesar 15.000 franc Swiss atau sekira Rp330 juta dari Komite Disiplin FIFA.
1. Alasan Pilih Uji Coba Lawan Brasil
Penyebab utama mundurnya India tak lain karena masalah benturan jadwal pertandingan yang sangat krusial. Tanggal laga final FIFA ASEAN Cup 2026 yang jatuh pada 3 Oktober bertepatan langsung dengan agenda uji coba terbesar Timnas India menjamu Brasil di Kolkata.
Awalnya, pihak AIFF sempat mempertimbangkan opsi membagi skuad menjadi dua tim untuk menyiasati jadwal yang bertabrakan. Sayangnya, regulasi ketat FIFA tidak mengizinkan tim peserta turnamen resmi untuk menurunkan skuad U-23 atau tim lapis kedua.
Presiden AIFF, Kalyan Chaubey, menegaskan federasi akhirnya lebih memilih fokus menghadapi Brasil karena kesempatan tersebut sangat langka. Menurutnya, melawan tim sebesar Brasil memberikan nilai komersial, citra, dan pengalaman bertanding yang jauh lebih tinggi ketimbang menghadapi lawan regional yang sudah sering mereka temui.
Selain laga kontra Brasil, AIFF juga tengah merancang dua pertandingan persahabatan lain melawan tim berperingkat lebih tinggi di FIFA Matchday. Salah satu calon lawan bahkan dikabarkan merupakan tim yang sempat berlaga di Piala Dunia 2026.
2. Menanti Keputusan FIFA
Menyadari konsekuensi dari mundurnya mereka, pihak AIFF telah mengirimkan surat penjelasan terperinci kepada Sekretaris Jenderal FIFA, Mattias Grafstrom. Mereka berharap penjelasan tersebut dapat menjadi pertimbangan agar sanksi denda yang menanti bisa dikurangi atau bahkan dibatalkan.
Di sisi lain, mundurnya India memaksa panitia penyelenggara FIFA ASEAN Cup 2026 untuk segera memutar otak mencari solusi pengganti di divisi teratas. Absennya raksasa Asia Selatan ini tentu mengubah peta persaingan yang sebelumnya sudah dirancang matang.
Bagi India, memilih jalan ini merupakan pertaruhan besar antara potensi sanksi administratif dan keuntungan strategis dari laga-laga uji coba kelas dunia. Kini, seluruh keputusan akhir berada di tangan Komite Disiplin FIFA terkait nasib sanksi yang mengancam federasi sepak bola negeri Hindustan tersebut.










