KKN di Agam, Mahasiswa MNC University Temukan Potensi Wisata di Tengah Jejak Bencana

KKN di Agam, Mahasiswa MNC University Temukan Potensi Wisata di Tengah Jejak Bencana

Gaya Hidup | okezone | Selasa, 11 Agustus 2026 - 17:01
share

AGAM Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) 2026 di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, memberikan pengalaman berbeda bagi mahasiswa MNC University. Diketahui, para mahasiswa tersebut terjun langsung ke wilayah terdampak bencana.

Lima mahasiswa MNC University menjalankan program pembuatan video profil desa di Salareh Aia Timur. Mereka mendokumentasikan sejumlah lokasi, aktivitas masyarakat, serta potensi wisata dan ekonomi kreatif yang dinilai dapat dikembangkan setelah bencana.

1. KKN di Agam

Davina, mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris MNC University, mengatakan timnya mendokumentasikan sejumlah lokasi. Mulai dari air terjun hingga berbagai pemandangan alam di wilayah tersebut.

“KKN yang aku ikuti itu di Kabupaten Agam, tepatnya di Salareh Aia Timur. Di sana kami meliput berbagai banyak hal. Kami membuat proyek profil desa untuk kebutuhan wisata di desa tersebut,” ujar Davina.

Bagi Davina, kegiatan tersebut juga memperlihatkan kondisi masyarakat setelah bencana yang melanda wilayah Palembayan. Pengalaman tersebut membuat mahasiswa tidak hanya belajar mengenai proses produksi konten, tetapi juga memahami kondisi sosial masyarakat di daerah terdampak.

Raka, mahasiswa Program Studi Desain Komunikasi Visual, mengaku mendapatkan pengalaman baru karena harus menerapkan kemampuan yang diperoleh di bangku kuliah secara langsung.

“Pada saat kegiatan tersebut juga kita mendapatkan ilmu-ilmu baru dan kita juga mendapatkan beberapa pengetahuan,” kata Raka.

Sementara itu, Dimas dari Program Studi Sains Komunikasi mengatakan produk video profil yang dibuat tim diharapkan dapat membantu memperkenalkan potensi Salareh Aia dan Salareh Aia Timur, terutama dari sektor pariwisata.

 

2. Potensi Wisata di Tengah Jejak Bencana

Menurut Dimas, wilayah tersebut memiliki sejumlah destinasi yang berpotensi dikembangkan. Namun, akses menuju sejumlah lokasi masih menjadi tantangan.

“Harapannya tentu saja pembangunannya bisa lebih baik lagi, berjalan dengan lancar dan pemerintah juga cepat untuk melakukan perbaikan,” ujar Dimas.

Dimas menilai dukungan infrastruktur penting agar potensi wisata yang dimiliki masyarakat dapat berkembang. Kondisi jalan dan keterbatasan transportasi menjadi salah satu persoalan yang perlu diperhatikan apabila kawasan tersebut ingin dikembangkan sebagai tujuan wisata.

Kegiatan mahasiswa MNC University merupakan bagian dari KKNT 2026 yang digelar melalui kolaborasi LLDikti Wilayah X dan LLDikti Wilayah III. Program tersebut berlangsung selama 10 hari sejak 1 Agustus 2026 dan melibatkan 217 peserta dari 34 perguruan tinggi.

Selain MNC University, mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi mengerjakan program di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, pertanian, mitigasi bencana, serta penguatan kapasitas masyarakat.

Program tersebut ditutup di Aula Universitas Fort de Kock, Bukittinggi, Senin (10/8/2026), dengan tema “Bangkik Basamo Mambangun Nagari”.

Bagi mahasiswa MNC University, pengalaman di Palembayan menjadi ruang belajar untuk melihat langsung bagaimana potensi masyarakat dapat dikembangkan melalui kolaborasi, kreativitas, dan pemanfaatan media digital.

Topik Menarik