Kisah Pevoli Megawati Hangestri, Dijuluki Ninja Berkerudung Usai Curi Perhatian di Liga Voli Korea Selatan
KISAH pevoli Megawati Hangestri menarik diulas. Sebab, bintang voli Indonesia ini jadi sorotan dalam meniti karier di Korea Selatan.
Bukan hanya performanya yang menggila, Megawati juga curi perhatian karena penampilannya yang berhijab. Gaya penampilan Megawati bahkan sampai mendapat julukan khusus dari publik Korea Selatan yang menyebutnya sebagai ninja berkerudung.
1. Megawati Hangestri Ninja Berkerudung
Megawati Hangestri Pertiwi menjadi salah satu yang paling diperbincangkan di dunia voli Asia. Dia tampil gemilang di Liga Voli Korea Selatan (V-League) sejak membela Daejeon JungKwanJang Red Sparks pada musim 2023-2024 dan 2024-2025.
Aksi pevoli asal Jember, Jawa Timur, itu membuatnya tak hanya dikenal sebagai atlet berprestasi. Megawati juga mendapat julukan unik dari para penggemar Korea, yakni "Ninja Berkerudung".
Julukan tersebut muncul karena Megawati selalu mengenakan hijab hitam saat bertanding. Dipadukan dengan gerakannya yang lincah, cepat, dan smash keras yang sulit dibendung lawan, penampilannya dinilai menyerupai seorang ninja.
Selain itu, publik Korea juga menyematkan julukan "Megatron" ke sosok Megawati Hangestri. Julukan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kekuatan serangan dan konsistensinya dalam mencetak poin.
2. Kini Main di Korea Selatan Lagi
Perjalanan Megawati menuju panggung internasional bukanlah sesuatu yang instan. Lahir di Jember, Jawa Timur, pada 20 September 1999, ia mulai menekuni olahraga voli sejak usia remaja.
Bakatnya terus berkembang hingga dipercaya membela sejumlah klub nasional, seperti Surabaya Bank Jatim dan Jakarta Pertamina Fastron. Penampilannya yang konsisten juga mengantarkannya memperkuat Timnas Voli Putri Indonesia di berbagai ajang internasional, termasuk SEA Games.
Karier Megawati memasuki babak baru ketika ia direkrut Daejeon JungKwanJang Red Sparks untuk musim 2023-2024. Sebagai pemain asing asal Indonesia, Megawati mampu beradaptasi dengan cepat di kompetisi yang dikenal memiliki persaingan ketat.
Kemendikdasmen Alihkan Pengelolaan KNIU ke Kementerian Kebudayaan, Fokus Perkuat Peran UNESCO
Megawati beberapa kali menjadi pencetak poin terbanyak bagi timnya dan meraih penghargaan Most Valuable Player (MVP) setelah tampil luar biasa dalam sejumlah pertandingan. Kehadirannya juga menjadi inspirasi karena membuktikan bahwa atlet berhijab mampu bersaing di level kompetisi profesional dunia tanpa meninggalkan identitasnya.
Kini, Megawati siap unjuk gigi lagi di Liga Voli Korea Selatan pada musim 2026-2027. Namun, bukan membela Red Sparks lagi, dia kini akan memperkuat Suwon Hyundai Hillstate. Megawati akan kenakan nomor punggung 88 untuk isi slot pemain asing.









