Persiapan Borneo FC Jelang Turun di 4 Kompetisi pada Musim 2026-2027
BORNEO FC fokus mematangkan persiapan untuk bersaing lagi di Super League 2026-2027. Persiapan Borneo FC bukan yang mewah seperti tim lainnya, tetapi fokus penuh pada efektivitas.
Pesut Etam -julukan Borneo FC- finis sebagai runner-up musim lalu. Mereka berhasil merepotkan sang jawara Persib Bandung dengan perolehan poin serupa, namun kalah secara head-to-head.
Hasil tersebut membuat Borneo FC akan main di empat kompetisi sekaligus musim depan. Keempat kompetisi itu adalah Super League, League Cup, AFC Challenge League, dan ASEAN Club Champhionship (ACC).
1. Borneo FC Gelar TC di Yogyakarta
Mengingat padatnya jadwal musim depan, manajemen Borneo FC tak mau santai. Pesut Etam akan memulai pemusatan latihan (TC) yang dipimpin pelatih baru Mauro Jeronimo di Yogyakarta pada 20 Juli 2026.
Hasil Piala Dunia 2026: Timnas Spanyol Ditahan Cape Verde 0-0, Belgia Gagal Tumbangkan Mesir!
"Kami lihat nanti apakah akan TC di Yogya seperti biasa atau tidak. Yang jelas sudah ada beberapa undangan uji coba dari klub Super League maupun Championship,” kata Manajer Borneo FC, Dandri Dauri, Okezone mengutip dari laman resmi PT Liga Indonesia Baru (I.League), Kamis (16/7/2026).
Sementara itu, Borneo FC masih terhitung santai dalam aktivitas transfer musim ini. Berbeda dengan tim lain seperti Persib Bandung dan Persija Jakarta yang gencar mengenalkan pemain baru, Borneo FC masih sibuk merapikan internal tim.
"Kami mungkin menjadi salah satu tim yang terakhir mengumumkan pemain baru. Yang penting hasilnya nanti benar-benar sesuai harapan,” tutur Dandri.
2. Borneo FC Absen di Piala Presiden 2026
Sebagai runner-up musim lalu, Borneo FC justru absen dari perhelatan Piala Presiden 2026. Hal ini menimbulkan spekulasi liar. Akan tetapi, Dandri justru merasa senang lantaran persiapan tim menjadi lebih fokus menjelang musim depan.
"Tidak apa-apa. Artinya saya bisa lebih fokus lagi ke empat kompetisi yang akan kami hadapi," ujar Dandri.
“Kalau ditanya fokusnya dimana, tentu tetap di liga. Jangan sampai kita bagus di kompetisi lain, tetapi performa di liga justru menurun. Itu yang harus sama-sama kita jaga,” tutup Dandri.










