IHSG Sepekan Naik 2,82 Persen ke 6.177, Transaksi Harian BEI Tembus Rp24,81 Triliun
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan penguatan signifikan sepanjang pekan perdagangan 15–19 Juni 2026. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG ditutup naik 2,82 persen ke level 6.177,139 dari posisi pekan sebelumnya sebesar 6.007,656.
Kenaikan indeks turut mendorong nilai kapitalisasi pasar Bursa menjadi Rp10.788 triliun, bertambah sekitar Rp264 triliun dibandingkan pekan sebelumnya yang sebesar Rp10.524 triliun.
Selama sepekan, IHSG bergerak di rentang 6.073,724–6.377,190. Pada awal pekan, indeks sempat menyentuh level tertinggi 6.254,966 sebelum mengalami koreksi terbatas dan akhirnya ditutup di atas level 6.100.
Meski pasar saham menguat, aktivitas perdagangan justru mengalami perlambatan. Rata-rata volume transaksi harian turun 5,83 persen menjadi 34,03 miliar saham dari sebelumnya 36,14 miliar saham.
Rata-rata nilai transaksi harian juga turun 1,02 persen menjadi Rp24,81 triliun, sedangkan frekuensi transaksi harian merosot 10,33 persen menjadi 2,25 juta kali transaksi.
Secara total selama empat hari perdagangan, nilai transaksi di pasar saham mencapai Rp99,22 triliun dengan volume 136,12 miliar saham dan frekuensi transaksi sebanyak 8,99 juta kali.
Di sisi investor, tekanan jual asing mulai mereda. Investor asing masih mencatatkan aksi jual bersih (net sell) sebesar Rp904,07 miliar atau setara USD50,17 juta sepanjang pekan. Namun angka tersebut jauh lebih rendah dibandingkan pekan sebelumnya yang mencatatkan net sell mencapai Rp5,98 triliun.
Sementara itu, investor domestik masih menjadi penopang utama pasar. Nilai pembelian investor domestik mencapai Rp54,58 triliun, lebih tinggi dibandingkan nilai penjualannya sebesar Rp53,67 triliun.
Penguatan pasar juga tercermin dari mayoritas saham yang bergerak di zona hijau. Sebanyak 398 saham atau sekitar 42 persen dari total saham yang diperdagangkan mencatat kenaikan lebih dari 2 persen, sementara hanya 184 saham yang turun lebih dari 2 persen.
Dari sisi sektoral, indeks Basic Materials menjadi pemimpin penguatan dengan kenaikan 7,22 persen dalam sepekan. Kinerja positif juga dicatat sektor Consumer Cyclicals yang naik 4,35 persen, Consumer Non-Cyclicals sebesar 4,10 persen, serta Financials yang menguat 3,09 persen.
Sebaliknya, sektor Properties & Real Estate menjadi sektor dengan pelemahan terdalam setelah turun 2,07 persen, diikuti sektor Technology yang terkoreksi 0,32 persen.
Kinerja positif juga terlihat pada sejumlah indeks utama BEI. Indeks LQ45 naik 2,00 persen, IDX80 menguat 2,25 persen, sementara indeks syariah ISSI naik 3,26 persen dan JII menguat 2,61 persen.









