Marc Marquez Akui Keluarganya Korbankan Anggaran Liburan demi Karier Balapnya
MARC Marquez blak-blakan soal dukungan keluarga di awal kariernya sebagai pembalap. Ia mengakui pada satu titik, anggaran untuk liburan justru dipakai membeli motor.
Tujuh gelar juara dunia MotoGP telah dikoleksi Marquez sejak promosi pada 2013. Tentu semua itu diraihnya lewat perjuangan keras serta pengorbanan luar biasa sejak kecil.
1. Keluarga Harus Berkorban
Tidak hanya Marc Marquez, keluarganya juga harus ikut berkorban terutama dari sisi finansial. Pembalap tim Ducati Lenovo itu mengakui ada kalanya mereka tidak bisa berlibur.
“Membeli sebuah motor untuk anak kecil adalah pengorbanan besar. Uang itu seharusnya untuk liburan tetapi dihabiskan untuk membeli motor,” ujar Marquez, dikutip dari Motosan, Rabu (17/6/2026).
“Di rumah kami, tidak ada liburan, hanya balapan, karena saya dan adik saya sangat menyukainya,” imbuh pria berpaspor Spanyol itu.
Kendati hidup dengan keuangan yang terbatas, Marquez tetap bersyukur. Sebab, ayahnya, Julia Marquez, mengajari banyak hal, termasuk soal menggunakan uang dan waktu.
2. Berharga
Pada satu titik, Marquez diminta untuk memilih antara liburan atau mengejar karier di dunia balap. Pengorbanan itu jadi pelajaran berharga buatnya di masa depan.
“Saya bersyukur karena ayah mengajari saya banyak hal. Pada akhirnya, sekarang saya punya uang, tetapi saya tahu nilai-nilai kehidupan. Ayah yang mengajari saya soal itu,” tukas Marquez.
“Contohnya, dia akan bilang, ‘Kalau kami mau mengendarai motor, kita tidak bisa berlibur. Kamu harus memilih. Jika mau mengendarai motor, kamu tidak bisa melakukan hal-hal lain,’” sambungnya.
Pada akhirnya, didikan keras sang ayah berbuah manis. Marquez jadi salah satu pembalap paling hebat di MotoGP dengan torehan tujuh gelar juara dunia dan puluhan kemenangan.










