Barcelona Gagal Permanenkan Marcus Rashford, Bayern Munchen Intip Peluang

Barcelona Gagal Permanenkan Marcus Rashford, Bayern Munchen Intip Peluang

Olahraga | inews | Selasa, 16 Juni 2026 - 21:15
share

MANCHESTER, iNews.id – Marcus Rashford dipastikan tidak jadi dipermanenkan Barcelona setelah klausul pembelian senilai 26 juta poundsterling atau sekitar Rp617 miliar kedaluwarsa. Kini, Manchester United (MU) kembali memegang kendali penuh atas masa depan sang penyerang.

Barcelona sebelumnya memiliki opsi untuk mempermanenkan Rashford usai masa peminjaman dari MU. Namun, batas waktu klausul itu resmi berakhir pada Senin malam tanpa kesepakatan baru.

Situasi ini membuat Barcelona harus kembali duduk di meja negosiasi jika ingin mempertahankan Rashford. MU sendiri sudah menegaskan tidak akan membuka opsi peminjaman ulang.

Kebijakan tersebut membuat peluang Rashford bertahan di Camp Nou semakin mengecil. Apalagi Barcelona sudah bergerak cepat mengamankan Anthony Gordon dari Newcastle dengan nilai transfer 70 juta poundsterling atau sekitar Rp1,66 triliun.

Kedatangan Gordon mengubah peta kebutuhan lini serang Barcelona. Posisi sayap kiri yang sebelumnya diisi Rashford kini tidak lagi menjadi prioritas utama klub Catalan tersebut.


Masa Depan Rashford Kembali Abu-Abu

Rashford saat ini masih menjalani tugas bersama Timnas Inggris di Piala Dunia 2026. Setelah turnamen berakhir, dia dijadwalkan kembali ke MU untuk persiapan pramusim.

Final Piala Dunia dijadwalkan berlangsung pada 19 Juli 2026. Jika Inggris melaju jauh, Rashford masih berpeluang kembali tepat waktu untuk laga uji coba terakhir MU melawan AC Milan pada 15 Agustus 2026.

Meski begitu, MU lebih memilih menyelesaikan masa depan Rashford sebelum bursa transfer ditutup. Klub ingin menghindari situasi tidak pasti menjelang musim baru.

Rashford masih terikat kontrak dengan MU hingga dua tahun ke depan. Dia menerima gaji sekitar 325 ribu poundsterling per pekan sejak menandatangani kontrak baru pada 2023.

Musim sebelumnya, Rashford mencatat kontribusi 14 gol dan 14 assist saat membela Barcelona di semua kompetisi. Performa itu sempat membuat Blaugrana yakin untuk mempermanenkannya.

Namun perubahan strategi transfer membuat rencana tersebut dibatalkan. Barcelona kini lebih fokus pada kebutuhan lini tengah dan penyerang lain.


Bayern Munchen Ikut Mengamati Situasi

Di sisi lain, Bayern Munchen disebut ikut memantau situasi Rashford. Klub Jerman itu sebelumnya gagal mendapatkan Anthony Gordon yang memilih bergabung dengan Barcelona.

Bayern dikenal aktif merekrut pemain dari Liga Inggris dalam beberapa musim terakhir. Nama seperti Harry Kane, Eric Dier, Michael Olise, hingga Luis Diaz sudah lebih dulu pindah ke Bundesliga.

Situasi Rashford juga masih menjadi bahan diskusi internal MU. Michael Carrick yang pernah bermain dan melatih Rashford menilai pintu belum sepenuhnya tertutup untuk sang pemain.

“Pada akhirnya ada keputusan yang harus dibuat pada waktunya, terutama dalam situasi seperti ini. Marcus juga berada di situasi tersebut. Saat ini belum ada keputusan apa pun,” kata Carrick beberapa waktu lalu.

Dia juga menegaskan pentingnya tidak terburu-buru dalam mengambil sikap terhadap pemain individu.

“Saya tidak ingin berkomentar secara spesifik soal Marcus. Di tahap ini tidak tepat memberi penilaian karena masih banyak ketidakpastian,” ujarnya.

Sementara itu, kebijakan efisiensi MU di bawah kepemilikan INEOS membuat penjualan pemain bergaji tinggi menjadi prioritas. Rashford menjadi salah satu aset bernilai besar yang bisa dilepas jika ada tawaran tepat.

Nomor punggung 10 yang sebelumnya identik dengan Rashford juga sudah dialihkan kepada Matheus Cunha. Hal ini memperkuat sinyal bahwa MU siap melangkah tanpa ketergantungan pada sang penyerang.

Jika tidak ada kesepakatan baru dalam waktu dekat, Marcus Rashford berpotensi kembali ke MU dan kembali menjadi pusat perhatian di bursa transfer musim panas ini.

Topik Menarik