NOC Indonesia Perkenalkan Todotua Pasaribu sebagai CdM Asian Games 2026!
KOMITE Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) resmi memperkenalkan Todotua Pasaribu sebagai Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia untuk Asian Games 2026 yang digelar di Aichi-Nagoya pada 19 September hingga 4 Oktober 2026.
Perkenalan ini menjadi bagian dari strategi NOC Indonesia dalam memperkuat kepemimpinan kontingen nasional, sekaligus memastikan kesiapan atlet Indonesia menghadapi persaingan yang semakin kompetitif di level Asia.
1. Momentum Penting Kebangkitan Prestasi Olahraga Indonesia
Ketua Umum NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari, menegaskan Asian Games 2026 merupakan momentum penting dalam peta jalan prestasi olahraga Indonesia menuju Olimpiade Los Angeles 2028.
“Chef de Mission bukan hanya bertugas saat pertandingan berlangsung, tetapi juga memastikan seluruh proses persiapan berjalan optimal. Kami membutuhkan sosok yang mampu mengorkestrasi kolaborasi lintas sektor, dan Todotua Pasaribu memiliki kapasitas tersebut,” kata Okto -sapaan karib Raja Sapta Oktohari- dalam keterangan pers yang diterima Okezone.
2. Peran Todotua Pasaribu
Sebagai CdM, Todotua Pasaribu akan memimpin koordinasi menyeluruh Tim Indonesia, mulai dari sinkronisasi persiapan cabang olahraga, penguatan layanan atlet, hingga memastikan kesiapan operasional kontingen selama penyelenggaraan Asian Games.
NOC Indonesia menargetkan peningkatan performa Tim Indonesia pada Asian Games 2026, baik dari sisi perolehan medali maupun posisi di klasemen akhir. Fokus utama diarahkan pada optimalisasi cabang olahraga unggulan, penguatan cabang potensial, serta peningkatan kualitas partisipasi di cabang olahraga baru.
Todotua Pasaribu saat ini menjabat sebagai Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala BKPM. Ia juga dikenal aktif dalam pengembangan ekosistem olahraga, khususnya bola basket, termasuk melalui pendirian klub profesional Kesatria Bengawan Solo serta keterlibatannya di PERBASI. Todo -sapaan akrab Todotua Pasaribu- menyebut penunjukan tersebut sebagai amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
“Fokus utama kami adalah memastikan atlet mendapatkan dukungan terbaik, baik dari sisi persiapan maupun saat bertanding. Dengan dukungan yang tepat, saya yakin atlet Indonesia dapat tampil maksimal dan memberikan hasil terbaik untuk bangsa,” kata Todotua.
Sejauh ini, proses persiapan sejumlah cabor menuju Asian Games Aichi-Nagoya 2026 masih terus berjalan. Termasuk mengikuti fase kualifikasi, serta mengikuti berbagai kejuaraan internasional sebagai bagian dari strategi peningkatan performa.
NOC Indonesia juga terus memperkuat koordinasi dengan federasi nasional, pemerintah, serta mitra strategis guna memastikan kesiapan dari berbagai aspek, termasuk pendanaan dan layanan kesiapan dan kesehatan atlet Tim Indonesia.
Selain itu, komunikasi intensif juga dilakukan dengan Olympic Council of Asia (OCA) dan panitia penyelenggara (Aichi Nagoya Asian Games Organizing Committee) di Jepang untuk memastikan kelancaran kebutuhan kontingen Indonesia, mulai dari akreditasi hingga fasilitas di perkampungan atlet.
Dengan pendekatan yang lebih terintegrasi dan profesional, NOC Indonesia optimistis Tim Indonesia dapat tampil lebih kompetitif dan meningkatkan prestasi di panggung Asian Games 2026.










