Apakah Vaksin HPV Hanya Penting untuk Perempuan, Pria Tak Butuh karena Tidak Punya Rahim? Ini Kata Dokter

Apakah Vaksin HPV Hanya Penting untuk Perempuan, Pria Tak Butuh karena Tidak Punya Rahim? Ini Kata Dokter

Gaya Hidup | okezone | Sabtu, 13 Juni 2026 - 09:05
share

ANGGAPAN bahwa vaksin Human Papillomavirus (HPV) hanya penting bagi perempuan karena berkaitan dengan pencegahan kanker serviks terus jadi sorotan. Sementara itu, laki-laki dianggap tidak terlalu membutuhkan vaksin ini karena tidak memiliki rahim.

Lantas, apakah anggapan itu mitos atau fakta? Ataukah sebenarnya vaksin HPV penting bagi perempuan maupun laki-laki?

1. Apa Itu Vaksin HPV?

HPV merupakan salah satu infeksi menular seksual yang paling umum di dunia. Sebagian besar infeksi memang dapat hilang dengan sendirinya, tetapi beberapa jenis HPV berisiko tinggi dapat berkembang menjadi kanker.

Vaksin HPV pun tak ternyata tidak hanya berkaitan dengan kanker serviks. HPV juga dikaitkan dengan kanker anus, kanker penis, kanker mulut dan tenggorokan (orofaring), kanker vagina dan vulva, hingga kutil kelamin.

 

2. Apakah Vaksin HPV Hanya untuk Perempuan?

Dokter Kulit dari RS Columbia Hospital Pulomas, dr. Radema Maradong Ayu Pranata, Sp.DVE, dalam acara Morning Zone di Youtube Okezone menegaskan bahwa vaksin HPV tak hanya untuk wanita. Pria juga memerlukan vaksin tersebut.

Pasalnya, laki-laki tetap berisiko mengalami penyakit serius akibat infeksi HPV. Meskipun, laki-laki tidak memiliki rahim.

Vaksin HPV berfungsi mencegah infeksi virus sebelum seseorang terpapar. Vaksinasi pada laki-laki tidak hanya melindungi diri mereka sendiri dari risiko kanker terkait HPV, tetapi juga membantu mengurangi penyebaran virus kepada pasangan.

“Mitos vaksin HPV itu hanya wajib untuk perempuan demi mencegah kanker serviks, sedangkan untuk laki-laki sebenarnya tidak terlalu penting karena tidak punya rahim,” ujar dr. Dema.

“Karena laki-laki punya anus dan penis yang dua-duanya bisa kena kanker,” tutupnya.

Topik Menarik