Mitos atau Fakta: Organ Intim Perempuan Harus Dibersihkan Setiap Hari dengan Sabun Kewanitaan Berantiseptik?
BANYAK anggapan bahwa organ intim perempuan harus selalu dibersihkan setiap hari menggunakan sabun pembersih khusus kewanitaan yang wangi dan mengandung antiseptik tinggi. Hal ini wajib dilakukan agar terbebas dari kuman.
Apakah hal itu fakta atau sekadar mitos belaka? Tentunya, kebenaran soal penggunaan sabun kewanitaan ini penting diketahui agar miss V jadi lebih sehat.
1. Harus Dibersihkan dengan Sabun Kewanitaan Setiap Hari?
Dokter Kulit dari RS Columbia Hospital Pulomas, dr. Radema Maradong Ayu Pranata, Sp.DVE, dalam acara Morning Zone di Youtube Okezone mengatakan bahwa hal itu hanyalah mitos. Sebab, organ intim perempuan ternyata tidak boleh sering dibersihkan.
Organ intim perempuan memiliki kemampuan alami untuk menjaga kebersihannya sendiri. Di dalam area tersebut, terdapat keseimbangan mikroorganisme baik yang berfungsi melindungi dari infeksi serta menjaga tingkat keasaman (pH) tetap stabil.
Jika terlalu sering dibersihkan menggunakan sabun antiseptik atau cairan pembersih kewanitaan, keseimbangan alami ini dapat terganggu. Penggunaan produk pembersih kewanitaan secara rutin setiap hari justru dapat menimbulkan sejumlah masalah kesehatan.
“Mitos (organ intim perempuan wajib dibersihkan secara rutin menggunakan sabun pembersih khusus kewanitaan),” ujar dr. Dema.
“Sebenarnya tidak boleh dibersihkan tiap hari dengan cairan kewanitaan itu. Karena nanti lama-lama, mikroorganisme ada yang normal yang harus ada di kelamin wanita,” lanjutnya.
“Jadi kalau dibersihin terus sama sabun antiseptic atau sabun mandi lama2 mikroorganisme normal itu akan hilang diganti sama pathogen. Jadi muncullah si jamur, bakteri, atau virus tadi,” jelas dr. Dema
Hilangnya bakteri baik yang berfungsi melindungi area intim adalah terganggunya keseimbangan pH alami, meningkatnya risiko infeksi jamur dan bakteri, hingga timbulnya iritasi, gatal, atau rasa tidak nyaman.
2. Cara Membersihkan Organ Intim yang Tepat
Lalu, bagaimana cara membersihkan organ intim yang tepat? dr. Dema menjelaskan bahwa organ intim sebaiknya tidak dibersihkan setiap hari menggunakan sabun kewanitaan berantiseptik tersebut.
“Jadi kalau mau dibersihin jangan setiap hari. Kalau mau setelah menstruasi aja jadi enggak bau,” ujar dr. Dema.
Cara membersihkan yang tepat adalah dengan membersihkan dengan air bersih saat mandi. Kemudian, hindari penggunaan sabun berpewangi kuat atau antiseptik setiap hari.
Kamu juga perlu menjaga area tetap kering dan bersih. Lalu, membersihkan dengan lembut tanpa mengganggu keseimbangan alami kulit.
Dalam kondisi tertentu seperti setelah menstruasi atau saat berkeringat berlebih, kebersihan tetap dapat dijaga. Namun, tetap disarankan tidak menggunakan produk yang terlalu keras secara rutin.








