Celana Ketat pada Pria Bisa Turunkan Kualitas Sperma? Ini Kata Dokter
HATI-hati para pria jika sering memakai jeans super ketat atau celana dalam yang terlalu ketat. Kebiasaan tersebut ternyata bisa menyebabkan pria mandul!
Ada dasar ilmiah yang mengungkap fakta tersebut. Celana ketat pada pria bisa menurunkan kualitas sperma.
1. Kenapa Celana Ketat Bisa Berpengaruh?
Dokter Kulit dari RS Columbia Hospital Pulomas, dr. Radema Maradong Ayu Pranata, Sp.DVE, dalam acara Morning Zone di Youtube Okezone mengatakan produksi sperma pada pria sangat sensitif terhadap suhu. Testis secara alami berada di luar tubuh (dalam skrotum) karena membutuhkan suhu sekitar 2 hingga 4 derajat Celsius lebih rendah dari suhu tubuh agar dapat menghasilkan sperma dengan optimal.
Ketika pria memakai celana dalam atau celana luar yang terlalu ketat, area sekitar testis bisa menjadi lebih hangat dari kondisi normal. Peningkatan suhu inilah yang dapat mengganggu proses pembentukan sperma.
Viral! Ibu Paksa Anak Ikut Nonton Konser Sambil Berendam di Malam Hari, Bikin Netizen Kesal
Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa peningkatan suhu di area testis dapat berdampak pada penurunan jumlah sperma, gangguan pergerakan sperma (motilitas), hingga peningkatan jumlah sperma abnormal. Selain itu, penggunaan celana ketat juga bisa membuat penurunan kualitas keseluruhan sperma.
“Fakta (sering memakai celana jeans yang super ketat atau celana dalam yang terlalu ketat bagi pria bisa merusak kualitas sperma hingga memicu kemandulan). Itu ada penelitiannya,” ujar dr. Dema.
“Kalau pakai celana dalam ketat atau celana jeans ketat, itu nanti suhu di luar sama suhu di dalam akan berbeda. Akhirnya kalau suhu berbeda, testisnya akan menguarkan sperma lebih sedikit. Mungkin banyak cacatnya di spermanya,” lanjutnya.
2. Apakah Bisa Menyebabkan Kemandulan?
Meski dapat memengaruhi kualitas sperma, penggunaan celana ketat tidak langsung menyebabkan kemandulan permanen. Kesuburan pria dipengaruhi banyak faktor, seperti hormone, gaya hidup, stress, nutrisi, dan kebiasaan merokok serta alkohol.
Menjaga kenyamanan pakaian dan sirkulasi udara di area genital dapat membantu menjaga kesehatan reproduksi pria. Jadi kamu harus waspada jika punya kebiasaan ini.









