Korps Marinir Perkuat Sinergitas Dakwah Kebangsaan

Korps Marinir Perkuat Sinergitas Dakwah Kebangsaan

Nasional | okezone | Kamis, 4 Juni 2026 - 16:37
share

JAKARTA – Forum Dai & Mubalig Azhari Indonesia (FORDAMAI) melakukan audiensi dan silaturahmi dengan Panglima Korps Marinir (Pangkomar) TNI Angkatan Laut, Letnan Jenderal TNI (Mar) Endi Supardi. Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya membangun sinergi antara ulama, dai, dan institusi pertahanan negara dalam memperkuat ketahanan bangsa melalui dakwah, pendidikan, serta pembinaan masyarakat.

Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat, penuh semangat kebangsaan, dan kekeluargaan tersebut menjadi momentum untuk menjajaki berbagai bentuk kolaborasi antara FORDAMAI dan Korps Marinir TNI AL. Kolaborasi ini diarahkan untuk mendukung penguatan karakter bangsa, nilai-nilai keagamaan, serta wawasan kebangsaan di tengah masyarakat.

Kerja sama tersebut diharapkan dapat menjadi model sinergi nasional antara kekuatan moral dan spiritual yang diwakili para dai, dengan kekuatan pertahanan negara yang diemban prajurit Korps Marinir dalam menjaga persatuan, keutuhan, dan kemajuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Kami menyambut baik inisiatif FORDAMAI dalam membangun kolaborasi antara para dai dan prajurit. Bangsa yang kuat bukan hanya memiliki pertahanan yang tangguh, tetapi juga memiliki moral, akhlak, dan karakter yang kokoh," ujar Letnan Jenderal TNI (Mar) Endi Supardi, lewat siaran persnya, Kamis (6/4/2026).

Melalui program 'Marinir Berdakwah', pihaknya berharap para prajurit dapat semakin dekat dengan masyarakat, menjadi teladan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, serta ikut menyebarkan nilai-nilai persatuan, disiplin, pengabdian, dan cinta Tanah Air.

Hasil dari pertemuan itu, tercetus sejumlah poin meliputi:

1. Memperkuat Sinergi antara TNI dan Dai

FORDAMAI dan Korps Marinir TNI Angkatan Laut sepakat untuk mempererat hubungan dan membangun kerja sama yang berkelanjutan dalam berbagai program dakwah, pembinaan masyarakat, penguatan wawasan kebangsaan, serta pendidikan karakter yang berlandaskan nilai-nilai keislaman dan cinta Tanah Air.

2. Mendukung Program Strategis Kementerian Pertahanan

Kedua pihak menyampaikan komitmen untuk mendukung berbagai program strategis Kementerian Pertahanan Republik Indonesia dalam memperkokoh ketahanan nasional melalui pendekatan keagamaan, sosial, edukatif, dan pemberdayaan masyarakat.

3. Mendorong Kolaborasi Dai dan Prajurit di Tengah Masyarakat

Ke depan akan dijajaki berbagai kegiatan yang menghadirkan dai dan prajurit Korps Marinir secara bersama-sama dalam kegiatan sosial, pendidikan, dakwah, pembinaan generasi muda, serta pelayanan masyarakat.

4. Pelatihan Komunikasi dan Dakwah bagi Personel Marinir

FORDAMAI menyatakan kesiapan untuk berkontribusi dalam memberikan pelatihan komunikasi publik, retorika, kepemimpinan, dan dakwah kepada personel Korps Marinir sehingga dapat menjadi teladan serta penyampai pesan-pesan kebangsaan dan moral di tengah masyarakat.

5. Membuka Ruang Pengabdian Dai dalam Lingkungan TNI

Pertemuan juga membahas peluang kontribusi para dai dalam lingkungan TNI sesuai kebutuhan, kompetensi, dan ketentuan yang berlaku guna memperkuat pembinaan mental, moral, dan spiritual prajurit.

6. Penguatan Publikasi dan Kemitraan Media

Untuk memperluas jangkauan dakwah kebangsaan, FORDAMAI dan Korps Marinir akan menjajaki kerja sama dengan berbagai media nasional guna menyebarluaskan program-program yang mendukung pembangunan karakter bangsa, persatuan, dan semangat kebangsaan.

7. Dokumentasi dan Peliputan Visual Kegiatan

Program-program kolaborasi yang akan dilaksanakan ke depan diharapkan didukung dokumentasi dan peliputan visual yang profesional sehingga dapat menjadi inspirasi dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Indonesia.

Dengan menggunakan tagline bersama 'Marinir Berdakwah', tagline ini menjadi simbol kolaborasi antara ulama dan prajurit dalam menghadirkan dakwah yang menyejukkan, memperkuat persatuan, meningkatkan kesadaran bela negara, serta menanamkan nilai-nilai keislaman yang moderat dan rahmatan lil ‘alamin.

Program 'Marinir Berdakwah' diharapkan menjadi salah satu media penguatan hubungan antara TNI dan masyarakat melalui pendekatan keagamaan, sosial, pendidikan, serta pembinaan karakter bangsa.

Sementara Ketua Umum FORDAMAI Fahmi Salim, meyakini para dai dan prajurit memiliki misi yang sama, yaitu mengabdi kepada bangsa dan menjaga persatuan umat. Dai menjaga ketahanan moral dan spiritual masyarakat, sementara TNI menjaga kedaulatan dan keamanan negara. 

"Ketika keduanya bersinergi, insya Allah akan lahir kekuatan besar untuk membangun Indonesia yang religius, kuat, damai, dan bermartabat," ujarnya.

"Program 'Marinir Berdakwah' merupakan langkah nyata untuk menghadirkan dakwah yang membangun optimisme, memperkuat nilai-nilai kebangsaan, serta mendekatkan institusi pertahanan dengan masyarakat melalui pendekatan edukatif, sosial, dan keagamaan," imbuhnya.

FORDAMAI meyakini bahwa dakwah dan bela negara merupakan dua ikhtiar yang saling menguatkan dalam menjaga agama, bangsa, dan negara. Sinergi antara dai dan prajurit diharapkan mampu melahirkan generasi Indonesia yang berakhlak mulia, berwawasan kebangsaan, serta memiliki semangat pengabdian yang tinggi kepada umat, bangsa, dan negara.

Topik Menarik