Pregnancy Nose, Perubahan Fisik Ibu Hamil yang Bisa Dicegah?

Pregnancy Nose, Perubahan Fisik Ibu Hamil yang Bisa Dicegah?

Terkini | okezone | Selasa, 19 Mei 2026 - 09:00
share

JAKARTA - Perubahan fisik kerap terjadi pada ibu hamil, salah satunya hidung yang tiba-tiba terlihat lebih besar, bengkak, atau melebar? Dilansir dari Healthline, kondisi ini sering disebut sebagai pregnancy nose atau di Indonesia akrab dijuluki hidung jambu.

Meski kadang mengganggu bagi ibu hamil, tapi tenang, kondisi ini wajar dan normal. Pregnancy nose ini nyata terjadi dan bersifat sementara selama masa kehamilan. Nah, sebenarnya apa yang menyebabkan hidung jambu pada ibu hamil? Yuk, simak penjelasan singkatnya di bawah ini!

Apa Itu Pregnancy Nose? 

Perubahan bentuk hidung pada ibu hamil menjadi lebih besar, bengkak, atau kemerahan. Kondisi ini biasanya terjadi pada trimester ketiga kehamilan. Tak perlu khawatir, selama masa kehamilan mungkin wajah akan berubah di area hidung, namun akan kembali normal setelah melahirkan.

Penyebab utama dari hidung jambu ini bukanlah penambahan lemak, melainkan kombinasi dari perubahan hormon dan sistem peredaran darah selama kehamilan:

  • Lonjakan Hormon Estrogen: Selama hamil, tubuh memproduksi hormon estrogen dalam jumlah besar. Hormon ini memicu pelebaran pembuluh darah di seluruh tubuh, termasuk pembuluh darah kecil yang ada di dalam rongga dan jaringan hidung.
  • Peningkatan Volume Darah: Tubuh ibu hamil memproduksi darah hingga 50 persen lebih banyak untuk mendukung janin. Aliran darah yang meningkat drastis ini membuat area yang kaya pembuluh darah, seperti hidung, menjadi lebih penuh dan membengkak.
  • Retensi Cairan (Edema): Ibu hamil sangat rentan mengalami penumpukan cairan. Jika biasanya cairan menumpuk di kaki atau jari tangan, pada beberapa wanita, cairan ini juga berkumpul di jaringan wajah dan hidung.

Pelebaran pembuluh darah ini juga menjadi alasan mengapa ibu hamil sering mengalami hidung tersumbat atau bahkan mimisan ringan.

Apakah Pregnancy Nose Bisa Dicegah?

Karena pemicu utamanya adalah perubahan hormon alami tubuh, pregnancy nose tidak bisa dicegah sepenuhnya. Namun, ibu hamil bisa meminimalkan tingkat pembengkakannya dengan beberapa langkah berikut:

1. Kurangi Konsumsi Garam: Makanan tinggi natrium/garam membuat tubuh mengikat lebih banyak air, yang memperparah pembengkakan di wajah dan hidung.
2. Tetap Hidrasi Tubuh: Minum air putih yang cukup justru membantu tubuh memberi sinyal untuk melepaskan tumpukan cairan yang tertahan.
3. Gunakan Kompres Dingin: Jika hidung terasa sangat penuh atau bengkak, kompres area wajah atau hidung dengan kain yang dibasahi air dingin untuk membantu menyempitkan pembuluh darah untuk sementara.
4. Tidur dengan Posisi Kepala Lebih Tinggi: Gunakan bantal ekstra saat tidur untuk membantu mencegah cairan menumpuk di area wajah.

Kondisi pregnancy nose atau hidung jambu ini jadi salah satu bukti betapa luar biasanya pengorbanan dan perubahan tubuh seorang ibu demi sang buah hati. Jadi, tak perlu minder atau khawatir, karena hidung akan segera kembali ke bentuk semula beberapa minggu setelah melahirkan!

Topik Menarik