Mitos atau Fakta: Skincare Bau Menyengat Tanda Menutupi Bau Logam?

Mitos atau Fakta: Skincare Bau Menyengat Tanda Menutupi Bau Logam?

Gaya Hidup | okezone | Jum'at, 15 Mei 2026 - 17:05
share

MUNCUL anggapan di masyarakat bahwa skincare dengan aroma parfum yang sangat menyengat bisa menjadi tanda adanya bahan tertentu yang ditutupi. Salah Satunya bau logam.

Ternyata, ada kemungkinan penggunaan pewangi dalam produk kecantikan berkaitan dengan upaya menutupi bau bahan tertentu. Namun, tidak bisa digeneralisasi untuk semua produk.

1. Skincare Bau Menyengat

Dokter Spesialis Kulit dari Rumah Sakit Columbia Asia Hospital Pulomas, dr. Zahreza Maya Sari Nasution, Sp.DVE, dalam program Morning Zone yang tayang di channel Youtube official Okezone, mengatakan bahwa skincare yang baunya menyengat bisa jadi untuk menutupi bau logam.

Pada beberapa kasus, pewangi yang terlalu kuat memang digunakan untuk menutupi aroma bahan dasar yang kurang sedap. Namun, tidak semua produk dengan aroma kuat otomatis berbahaya atau mengandung bahan yang tidak aman.

“Biasanya benar (skincare yang bau parfumnya sangat menyengat biasanya dipakai untuk menutupi bau logam). Kalau sampai menyengat, itu iya,” ujar dr. Maya

“Tapi, ada juga beberapa produk, kadang sabun mandi baunya berlebihan. Tapi biasanya pewangi itu digunakan untuk menutupi bau yang enggak enak menyengat itu. Kebanyakan begitu,” lanjutnya.

 

2. Aroma Lembut

Menurut dr. Maya, skincare yang aman umumnya memiliki aroma yang lebih lembut dan tidak menusuk. Produk yang berkualitas biasanya sudah diformulasikan sedemikian rupa sehingga tidak membutuhkan parfum berlebihan untuk menutupi bau bahan.

“Sebenarnya skincare yang wangi, itu wanginya tidak menyengat. Wanginya tuh beda. Bahkan, ada produk lipstik atau lip gloss itu memang wangi,” jelas dr. Maya.

Jadi, aroma pada skincare tidak bisa menjadi satu-satunya indikator keamanan produk. Meski bau menyengat bisa menjadi tanda adanya penambahan parfum berlebihan atau upaya menutupi bau bahan tertentu, tetap perlu mengecek legalitas produk.

Topik Menarik