BNPP Cek Kesiapan Terminal Barang Internasional di Daerah Perbatasan
JAKARTA — Sekretaris Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) RI, Komjen Pol. Makhruzi Rahman, mengecek kesiapan operasional Terminal Barang Internasional (TBI) di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Motaain, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur.
Ia didampingi Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Irjen Pol. (Purn.) Aan Suhanan. Pihaknya ingin memastikan seluruh sarana, prasarana, serta sistem layanan ekspor-impor telah siap dan saling terintegrasi guna mendukung kelancaran arus barang antara Indonesia dan Timor Leste.
Menurut Makhruzi, sejumlah jalur distribusi telah disepakati agar aktivitas ekspor dan impor tidak terganggu serta dapat berjalan lebih lancar ke depannya. “Ada beberapa jalur yang kita sepakati bersama agar kegiatan ekspor dan impor tidak terganggu. Mudah-mudahan ke depan pelaksanaan ekspor-impor di Motaain dapat berjalan lancar,” ujarnya dikutip Kamis (14/5/2026).
Ia juga mengecek langsung berbagai fasilitas utama TBI, mulai dari gudang penyimpanan, jembatan timbang, timbangan portabel, hingga pengaturan arus kendaraan barang. Dari hasil peninjauan, masih terdapat sejumlah fasilitas pendukung yang perlu ditingkatkan.
“Ada beberapa hal yang mungkin harus ditambah, seperti indikator jembatan timbang, CCTV, serta kemungkinan penggantian timbangan portabel menjadi timbangan statis,” tuturnya.
Ia menambahkan, evaluasi menyeluruh terkait potensi kendala operasional baru dapat dilakukan setelah TBI mulai beroperasi secara penuh. Pengelolaan operasional ke depan akan berada di bawah Kementerian Perhubungan, sementara peresmian masih menunggu proses koordinasi lebih lanjut.
“Kita akan melakukan estafet pengoperasian sambil berjalan dan menunggu peresmian oleh Bapak Menteri atau Bapak Presiden,” katanya.
Sementara Aan Suhanan, mengungkapkan, secara umum kesiapan TBI di PLBN Motaain sudah memadai untuk mendukung kegiatan operasional.
“Sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2015, terdapat tujuh PLBN yang dilengkapi Terminal Barang Internasional, dan Motaain merupakan salah satunya. Dari sisi fasilitas, baik penimbangan maupun pergudangan untuk ekspor dan impor, seluruhnya sudah siap untuk operasional,” ujarnya.
Ia menegaskan, pentingnya koordinasi lintas instansi dalam pengelolaan TBI, termasuk BNPP, Bea Cukai, Imigrasi, Karantina, serta instansi terkait lainnya agar arus barang dapat terpantau dan berjalan tertib.
“Koordinasi ini penting agar arus barang keluar dan masuk dapat terkontrol dengan baik,” imbuhnya.
Kunjungan yang dilakukan pada Selasa 12 Mei 2026 itu turut dihadiri Kelompok Ahli BNPP RI Nur Kholis, Asisten Deputi Pengelolaan Lintas Batas Negara BNPP RI Siti Metrianda Akuan, serta Kepala PLBN Motaain Maria Fatima Rika. Hal ini dilakukan sebagai bentuk komitmen BNPP RI dalam memperkuat tata kelola kawasan perbatasan melalui optimalisasi infrastruktur perdagangan lintas negara, sekaligus mendorong kawasan perbatasan menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi masyarakat.










