Gereja Katedral Jakarta Ajak Umat Jaga Lingkungan saat Kenaikan Yesus Kristus

Gereja Katedral Jakarta Ajak Umat Jaga Lingkungan saat Kenaikan Yesus Kristus

Terkini | inews | Kamis, 14 Mei 2026 - 12:43
share

JAKARTA, iNews.id - Perayaan Hari Raya Kenaikan Yesus Kristus di Gereja Katedral Jakarta tahun ini tidak hanya dimaknai sebagai peristiwa spiritual, tetapi juga ajakan nyata untuk menjaga lingkungan hidup. Hal ini mengingat tengah memburuknya kualitas udara dan persoalan sampah di Jakarta.

Pastor Rekan Gereja Katedral Jakarta, Romo Yohanes Deodatus, SJ menyampaikan, tema besar Keuskupan Agung Jakarta dalam perayaan Kenaikan Yesus Kristus yakni, keutuhan alam ciptaan.

"Bagaimana Allah datang ke dunia itu juga menebus seluruh, ya, makhluk, tidak hanya manusia saja, ya. Maka dikatakan perintah Yesus itu pesan yang terakhir Dia katakan, ‘wartakanlah ya, ke ujung dunia kepada segala makhluk" kata Yohanes saat ditemui di area Gereja Katedral Jakarta, Kamis (14/5/2026).

Kendati demikian, Yohanes menyampaikan, seluruh makhluk ciptaan Tuhan harus dijaga dan dicintai, bukan hanya manusia belaka. Ia pun menyinggung perihal masalah lingkungan yang saat ini, seperti polusi udara.

"Maka keutuhan alam ciptaan yang akhir-akhir ini kita lihat, ya, dengan polusi ya di Jakarta, ya sudah kalau lihat aplikasi kan sudah itu merah gitu ya. Itu napas kita, udara yang kita hirup itu sudah ya mulai tidak sehat ya, maka kita harus buat sesuatu," ucap Yohanes.

"Juga perkara sampah ini ya, di Jakarta sudah akan ada kebijakan baru untuk membuang sampah, karena apa? Ya karena sampah kita terlalu banyak dan kita tidak tahu bagaimana mengelola itu dengan baik, ya, maka akan ada kebijakan baru untuk sampah di Jakarta," imbuhnya.

Untuk itu, Yohanes menilai, sikap untuk menjaga lingkungan ini harus diingat untuk setiap umat. "Nah, hal-hal macam ini yang mesti kita ingat, juga menjadi bagian dari perintah Yesus untuk kita semua ya. Maka ini semua itulah makna dari hari raya Kenaikan Tuhan," tutur Yohanes.

Lebih lanjut, Yohanes berkata, kenaikan Tuhan memiliki tiga makna utama bagi umat Katolik, mulai dari proses pemurnian iman, kehadiran Roh Kudus sebagai penuntun hati nurani, hingga tugas melanjutkan karya Yesus di dunia.

“Dengan Yesus naik ke surga artinya Yesus juga mengutus para murid dan mengutus kita semua untuk melanjutkan tugas yang Yesus lakukan,” kata Romo Yohanes kepada wartawan, Kamis.

Menurutnya, tugas tersebut diwujudkan dengan membawa damai, mencintai kaum kecil, serta menjaga keutuhan alam ciptaan yang menjadi tema khusus perayaan tahun ini sesuai arah dasar Keuskupan Agung Jakarta.

Topik Menarik