Kasus Pembunuhan di Cengkareng, Pelaku Bacok Korban dengan Celurit Usai Cekcok Mulut

Kasus Pembunuhan di Cengkareng, Pelaku Bacok Korban dengan Celurit Usai Cekcok Mulut

Terkini | okezone | Jum'at, 8 Mei 2026 - 18:32
share

JAKARTA -Polisi mengungkapkan kasus peristiwa pembacokan yang terjadi di kawasan Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat, hingga membuat pegawai toko roti berinisial A tewas. Pelaku berinisial RS merasa kesal pada korban usai terjadi cekcok mulut diantara keduanya.

"Motif berdasarkan hasil penyelidikan awal, cekcok atau adu mulut antara pelaku dan korban, pelaku kemudian emosi dan membacok korban menggunakan celurit yang dibawanya," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto pada wartawan, Jumat (8/5/2026).

Menurutnya, korban tewas setelah mengalami luka bacokan celurit di bagian dada sebelah kirinya. Awalnya, melintasi kendaraan masing-masing, diduga keduanya terlibat senggolan hingga berujung pada adu mulut diantara korban dan pelaku.

Pelaku, kata dia, yang membawa senjata tajam berupa celurit di motornya itu langsung mengambil dan membacokkannya pada korban karena kesal. Usai itu, pelaku melarikan diri dari lokasi kejadian, hanya saja kurang dari 12 jam polisi berhasil menciduk pelaku.

"Pelaku sudah dilakukan penahanan di Rutan Polda Metro Jaya. Berdasarkan keterangan sementara, pelaku dan korban tidak memiliki hubungan khusus, keduanya terlibat cekcok secara spontan di sekitar lokasi kejadian," tuturnya.

Saat diamankan, kata dia, dari tangan pelaku polisi menyita sepeda motor yang digunakan pelaku, 1 bilah celurit yang digunakan membacok korban, helm dan pakaian pelaku, serta rekaman CCTV di lokasi kejadian.

 

Pelaku dikenakan pasal Pasal 458 ayat 1 dan atau Pasal 468 ayat 2 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.

"Sebelumnya dia (pelaku) bekerja di toko yang berbeda dari toko sekarang, tapi satu brand produk roti yang mereka bekerja di tempat sekarang yang baru,”ujarnya.

“Sedangkan sajam melekat padanya atau itu di sepeda motornya, pada saat kejadian cekcok dia bisa langsung sesegera mungkin melakukan pembacokan kepada korban," pungkasnya.

Topik Menarik