Psikologis Jadi Penyebab Indonesia Jeblok di Piala Thomas 2026

Psikologis Jadi Penyebab Indonesia Jeblok di Piala Thomas 2026

Olahraga | okezone | Jum'at, 8 Mei 2026 - 18:19
share

JAKARTA – Kabid Binpres PBSI, Eng Hian, menyebut psikologis jadi penyebab Tim Bulu Tangkis Indonesia jeblok di Piala Thomas 2026. Hal itu akan jadi bahan evaluasi buatnya.

Indonesia untuk pertama kalinya dalam sejarah keikutsertaan Piala Thomas gagal menembus fase gugur. Padahal, tim itu ditargetkan mencapai final.

1. Tegang

Eng mengatakan para atlet sempat mengalami ketegangan dalam beberapa situasi di lapangan. Contohnya Alwi Farhan yang rerata detak jantungnya di atas 200 bpm saat tanding.

"Kemarin atlet juga menyampaikan ada faktor ketegangan yang belum bisa diatasi di lapangan. Kami sudah siapkan sisi psikolog," kata Eng dalam konferensi pers di Pelatnas PBSI di Jakarta, Jumat (8/5/2026).

"Ini faktor manusia yang tidak bisa diukur pakai angka. Seorang Alwi Farhan itu kami bisa mendata detak jantungnya dia itu di atas 200 bpm," tambah Koh Didi –sapaan akrabnya.

 

2. Tekanan

Eng mengatakan tekanan yang dirasakan para atlet memang menjadi salah satu penyebab tidak tampil maksimal dalam Piala Thomas 2026. Alhasil, Fajar Alfian dan kawan-kawan gagal sejak fase grup.

"Faktor utamanya adalah tekanan terhadap atlet. Keinginan mereka begitu tinggi dan berpikir bisa mengalahkan Thailand yang bisa menang lawan Prancis tapi dari keinginan itu pemain tidak bisa mengontrol emosinya," kata Eng.

Tim Indonesia tergabung di grup D bersama dengan Prancis, Thailand, dan Aljazair. Dalam laga di grup D, mereka bisa mengunci kemenangan atas Aljazair (5-0) dan Thailand (3-2), tetapi kalah Prancis (1-4) yang membuat terhenti di fase grup.

Topik Menarik