Kemenperin: Pabrik Kawat Baja Galvanis Perkuat Rantai Pasok Nasional

Kemenperin: Pabrik Kawat Baja Galvanis Perkuat Rantai Pasok Nasional

Ekonomi | okezone | Kamis, 7 Mei 2026 - 15:31
share

JAKARTA - Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza meresmikan pabrik kawat baja galvanis milik PT Beka Wire Indonesia di Subang, Jawa Barat. Dia menyampaikan bahwa pabrik baru ini tentunya tidak saja akan turut membangun negeri serta membuka kesempatan kerja baru, spesifik di bidang industri baja nasional Bapak Wamenperin sangat mengapresiasi. 

"BEKA diharapkan juga berperan dalam peningkatan teknologi dan riset secara komitmen kuat dan pihak para perusahaan dalam menghadirkan pabrik kawat baik yang akan bersaing di kancah internasional sehingga tentunya akan menjadi katalis mendorong peningkatan prestasi asing maupun domestik di sektor manufaktur ini," uangkapnya.

Penuhi Kebutuhan Industri

Selain itu Wamenperin juga mengatakan bahwa BEKA sejalan dengan program Pemerintah antara lain fokus pada pemenuhan bahan baku untuk meningkatkan nilai tambah industri.

 "Mendorong teknologi keberlanjutan dan ekonomi sirkular dalam aktivitas industi Melalui peresmian ini, BEKA menegaskan komitmennya untuk menjadi mitra jangka panjang bagi pelanggan dan pemangku kepentingan," katanya. 

Seperti diketahui bahwa BEKA berfokus pada penyediaan solusi kawat baja galvanis untuk berbagai aplikasi, mulai dari otomotif, energi, infrastruktur, hingga agrikultur, dengan standar proses yang terukur agar mutu produk dan ketersediaan pasokan tetap terjaga.

"Didukung teknologi pelapisan/coating yang relevan dengan kebutuhan aplikasi, BEKA memastikan performa produk yang andal sekaligus memudahkan pelanggan dalam proses produksi," Direktur Komersial BEKA Sandy Suryadi.

 

Perkuat Rantai Pasok

Sandy menambahkan bahwa dari sisi layanan, BEKA berkomitmen pada perencanaan produksi yang rapi, komunikasi pesanan yang jelas, dan pengiriman yang tepat waktu untuk menjaga kelancaran rantai pasok pelanggan.

"BEKA menempatkan standar proses, stabilitas mutu, dan kesiapan delivery sebagai prioritas. Pendekatan ini membantu pelanggan mengurangi variasi produksi, menekan risiko perbaikan, serta meningkatkan efisiensi operasional," paparnya. 

Sementara itu menurut Galih Dimuntur Kartasasmita selaku anggota Komisi XI DPR RI mengungkapkan pemilihan Subang sebagai basis operasional merupakan bagian dari strategi BEKA untuk mendekatkan fasilitas produksi ke koridor industri yang terus berkembang. 

"Lokasi ini mendukung distribusi yang lebih efisien ke pelanggan domestik dan bahkan internasional," katanya. 

"Dengan demikian, BEKA dapat menjaga durasi penyaluran lebih kompetitif dan memberikan kepastian pasokan yang lebih baik," lanjutnya.

Dengan fokus pada kualitas yang konsisten, pelayanan yang responsif, serta pengiriman yang dapat diandalkan BEKA siap berkontribusi Pada penguatan rantai pasok industri kawat baja di Indonesia.

Topik Menarik