Kulit Rusak karena Skincare Abal-Abal? Ini Langkah Pertolongan Pertamanya

Kulit Rusak karena Skincare Abal-Abal? Ini Langkah Pertolongan Pertamanya

Gaya Hidup | okezone | Kamis, 7 Mei 2026 - 12:05
share

MARAKNYA skincare abal-abal yang beredar di pasaran membuat banyak orang mengalami masalah kulit, mulai dari iritasi, kemerahan, hingga jerawat parah. Kondisi ini sering terjadi karena kandungan produk yang tidak jelas atau penggunaan skincare berlebihan tanpa memberi waktu kulit untuk pulih.

Lantas, apa yang harus dilakukan jika sudah terlanjut memakai skincare abal-abal? Berikut langkah pertolongan pertama yang bisa dilakukan.

1. Skincare Abal-Abal

Penggunaan skincare abal-abal dapat menimbulkan berbagai masalah kulit karena umumnya memiliki kandungan yang tidak jelas, tidak terdaftar resmi, atau mengandung bahan berbahaya, seperti merkuri, hidrokuinon dosis tinggi, hingga steroid. Dalam beberapa kasus, produk semacam ini memang bisa memberikan hasil instan, misalnya kulit tampak lebih putih atau mulus dalam waktu singkat.

Namun, efek tersebut biasanya tidak bertahan lama. Justru, skincare abal-abal ini bisa berisiko merusak lapisan pelindung alami kulit atau skin barrier.

Ketika skin barrier rusak, kulit menjadi lebih sensitif dan rentan mengalami iritasi. Gejalanya bisa berupa kemerahan, rasa perih, gatal, kulit kering dan mengelupas, muncul bruntusan, hingga jerawat yang semakin parah.

Bahkan, ada juga yang mengalami sensasi panas terbakar setelah memakai produk tertentu. Kondisi ini sering terjadi karena kulit “dipaksa” menerima terlalu banyak bahan aktif tanpa waktu untuk pulih.

 

2. Langkah Pertolongan Pertama

Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin dari Rumah Sakit Columbia Asia Hospital Pulomas, dr. Zahreza Maya Sari Nasution, Sp.DVE, dalam program Morning Zone yang tayang di channel Youtube official Okezone, pun memberikan cara penanganan tepat untuk atasi kulit yang mulai muncul efek negatif akibat skincare abal-abal.

Menurut dr. Maya, langkah pertama yang harus dilakukan adalah menghentikan sementara penggunaan produk yang memicu iritasi. Pasalnya, kulit perlu diberi waktu untuk beristirahat agar dapat memperbaiki dirinya secara alami.

Fokuslah terlebih dahulu pada basic skincare yang sederhana dan lembut, seperti pembersih wajah ringan, moisturizer untuk menjaga kelembapan kulit, serta sunscreen untuk melindungi kulit dari paparan sinar matahari. Selain itu, hindari kebiasaan mencoba terlalu banyak produk sekaligus atau terus-menerus mengganti skincare tanpa jeda.

Penggunaan produk secara berlebihan justru bisa memperparah kondisi kulit yang sedang sensitif. Jika keluhan tidak membaik atau semakin parah, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter kulit agar mendapatkan penanganan yang tepat dan aman.

“Stop dulu (penggunaan skincare abal-abalnya). Lalu, pakai basic skincare dulu ya, seperti cuci mukanya, pakai sabun, pakai moisturizer, pakai sunscreen, itu dulu,” ujar dr. Maya di acara Morning Zone di Youtube Okezone, Kamis (7/5/2026).

“Kasih waktu kulit itu untuk istirahat. Jadi jangan langsung tidak ada jeda waktu, kasihan kulitnya. Kayak kita juga kan perlu istirahat, kulit itu juga capek kan diolesin macam-macam juga capek kan dia,” tutupnya.

Topik Menarik