Eks Bupati Aceh Timur Hasballah Dilantik Jadi Kabid Pariwisata dan Kebudayaan Purkadesi
JAKARTA — Mantan Bupati Aceh Timur dua periode, Hasballah yang akrab disapa Rocky dilantik sebagai Ketua Bidang Pariwisata dan Kebudayaan Perkumpulan Purnabakti Kepala Daerah Seluruh Indonesia (Purkadesi).
Pelantikan berlangsung dalam rangkaian deklarasi serta pengukuhan kepengurusan nasional Purkadesi masa bakti 2026–2031 di Aula Auditorium Lantai 2, Gedung Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, Jakarta Pusat, Senin 4 Mei 2026. Selain itu, juga ada Sarasehan Nasional bertema “Penguatan Tata Kelola dan Kepemimpinan Daerah untuk Indonesia yang Berkelanjutan.”
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian turut hadir dalam pelantikan. Ia mengatakan, pentingnya menjaga netralitas organisasi dari politik praktis serta mendorong kontribusi pemikiran yang konstruktif bagi pemerintah.
"Pentingnya menjaga netralitas organisasi dari politik praktis," katanya.
Sementara deklarasi organisasi disampaikan melalui ikrar “Pernyataan Sikap Kebangsaan” oleh jajaran pimpinan Purkadesi, yakni Letnan Jenderal TNI (Purn.) Sutiyoso, selaku Ketua Dewan Penasihat, Soekarwo, sebagai Ketua Dewan Pembina, serta Jenderal TNI (HOR) (Purn.) H. Bibit Waluyo sebagai Ketua Umum.
Selanjutnya, pengukuhan Dewan Pengurus Purkadesi periode 2026–2031 dilakukan secara langsung Bibit Waluyo. Rocky diberi amanah untuk memimpin Bidang Pariwisata dan Kebudayaan Purkadesi.
Bibit Waluyo memastikan, Purkadesi akan tetap berada pada koridor kebangsaan. Selain itu, akan terus berperan aktif menjaga arah pembangunan nasional agar tetap lurus, berkelanjutan, serta berpihak pada kepentingan rakyat.
Rekam jejak Rocky menjadi salah satu alasan masuk dalam pengurusan, di mana dirinya memimpin Aceh Timur pada periode 2012–2022 dengan berbagai capaian seperti pembangunan infrastruktur dasar, penguatan sektor pertanian dan perkebunan, stabilitas sosial pascakonflik, hingga pengelolaan potensi ekonomi daerah termasuk migas dan sumber daya alam. Pengalaman yang dimiliki dianggap relevan mendorong pengembangan sektor pariwisata dan kebudayaan berbasis kearifan lokal sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan di berbagai daerah.
Rocky diharapkan mampu memperkuat kontribusi organisasi dalam mengembangkan pariwisata daerah, melestarikan budaya, serta meningkatkan ekonomi berbasis potensi lokal di seluruh Indonesia.









