Banjir Bandang Landa Tapanuli Utara, Ratusan Warga Terdampak
JAKARTA - Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari menyebutkan, tercatat ratusan warga terdampak banjir bandang yang melanda kawasan Tapanuli Utara, Sumatera Utara. Hingga kini, BPBD Tapanuli Utara masih menangani kejadian tersebut.
1. Banjir Bandang Tapanuli Utara
"Tercatat sebanyak 150 kepala keluarga (KK) dan 150 rumah terdampak serta satu jiwa luka luka, untuk kerugian material dilaporkan sebanyak 3 rumah warga hanyut, satu jembatan hilang, satu musholla dan satu fasilitas pendidikan terdampak," ujarnya melalui keterangannya, Jumat (24/4/2026).
Menurutnya, kondisi terkini yang dilaporkan pada Kamis (23/4/2026) jaringan listrik masih padam dan Gereja GKPA Simangumban serta kantor Desa Aek Nabara dijadikan tempat pengungsian sementara oleh warga.
2. Karhutla Aceh
Selain itu, terjadi kebakaran hutan dan lahan di Gampong Meudang Ara yang berada di wilayah Kecamatan Langsa Timur, Kota Langsa Provinsi Aceh pada Kamis (23/4/2026) pukul 12.00 WIB.
Hasil dari assessment di lapangan peristiwa dipicu salah satu warga yang membakar sampah pada siang hari. Api kemudian merembet sehingga menyebabkan dua hektare lahan gambut terbakar.
BPBD Kota Langsa beserta dinas pemadam kebakaran Kota Langsa menurunkan tiga unit armada pemadam dan dua unit tangki suplai guna memadamkan api di lokasi.
"Kejadian berikutnya adalah cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Ngawi, Provinsi Jawa Timur pada hari Rabu (22/4) pukul 14.50 WIB. Peristiwa ini dipicu tingginya intensitas hujan yang disertai angin kencang sehingga menyebabkan atap beberapa rumah warga rusak," tuturnya.
Dia menambahkan, peristiwa terjadi di Desa Semen yang berada di wilayah Kecamatan Paron, tercatat sebanyak tujuh kepala keluarga (KK) dan tujuh unit rumah terdampak. BPBD Kabupaten Ngawi melakukan koordinasi, kaji cepat dan pembersihan di lokasi terdampak.









