BMKG Bantah Isu Kemarau 2026 Terparah, Ini Fakta Sebenarnya!

BMKG Bantah Isu Kemarau 2026 Terparah, Ini Fakta Sebenarnya!

Nasional | okezone | Kamis, 16 April 2026 - 09:07
share

JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membantah kabar yang menyebut kemarau 2026 akan menjadi yang terparah dalam 30 tahun terakhir.

“Beredar informasi yang menyebutkan bahwa BMKG mengingatkan kemarau 2026 akan menjadi yang terparah dalam 30 tahun terakhir. Informasi tersebut tidak tepat,” tulis BMKG lewat akun media sosial Instagram resminya, dilihat Kamis (16/4/2026).

BMKG menjelaskan, kemarau tahun ini memang diprediksi lebih kering dibandingkan kondisi normal. Namun, hal itu tidak berarti menjadi yang paling ekstrem.

“Curah hujan pada musim kemarau 2026 diprediksi berada di bawah normal, yaitu lebih rendah dibandingkan rata-rata klimatologis 30 tahun terakhir,” jelas BMKG.

Meski demikian, BMKG menegaskan bahwa sejumlah periode kemarau sebelumnya tercatat lebih kering dibandingkan prediksi tahun ini, seperti pada 1997, 2005, 2015, dan 2019.

Artinya, kondisi kemarau 2026 tidak bisa dikategorikan sebagai yang terparah, melainkan hanya menunjukkan potensi curah hujan yang lebih rendah dari biasanya.

 

Sementara itu, Direktur Informasi Perubahan Iklim BMKG, Fachri Radjab, mengatakan kondisi ini dipengaruhi oleh aktivitas El Nino.

“Kemarau 2026 diprediksi lebih kering dibandingkan rata-rata 30 tahun terakhir, namun bukan yang terparah,” ujar Fachri.

Ia menambahkan, sekitar 400 zona musim atau 57,2 persen wilayah Indonesia diperkirakan akan mengalami musim kemarau yang lebih panjang dari normal.

“Hal ini dipengaruhi oleh El Nino dengan intensitas lemah hingga moderat,” tambahnya.

Topik Menarik