Purbaya Ungkap Kekuatan Ekonomi RI ke Investor Global di AS

Purbaya Ungkap Kekuatan Ekonomi RI ke Investor Global di AS

Ekonomi | okezone | Selasa, 14 April 2026 - 10:29
share

JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa melakukan langkah proaktif untuk memperkuat kepercayaan pasar modal global dengan menemui sejumlah investor raksasa di New York dan Washington DC, Amerika Serikat. 

Dalam rangkaian pertemuan tersebut, Menkeu membedah kondisi fundamental ekonomi makro serta arah kebijakan fiskal Indonesia di masa depan.

Purbaya menegaskan bahwa pertemuan di Peninsula Hotel New York Amerika Serikat (AS) ini bertujuan untuk menghapus keraguan para pemilik modal terhadap stabilitas ekonomi nasional.

"Pada dasarnya kita jelaskan kondisi ekonomi dan strategi fiskal kita ke depan, jadi mereka yakin bahwa kebijakan fiskal kita sudah pada arah yang benar," ujar Purbaya, Senin (13/4/2026) waktu setempat.

Adapun Purbaya mengungkapkan bahwa para investor AS sebenarnya memiliki kepercayaan tinggi terhadap fondasi makro ekonomi Indonesia. 

Namun, mereka membutuhkan kepastian mengenai beberapa isu atau gangguan informasi (noise) yang menyebut bahwa kondisi fiskal Indonesia tengah bermasalah.

Purbaya memastikan bahwa penjelasan yang berbasis data dan teori ekonomi mampu diterima dengan baik oleh para pengelola dana kakap tersebut.

"Jadi mereka (investor) nggak ragu, cuma mereka dengar ada noise bahwa fiskal kita bermasalah, mereka memastikan bahwa itu tidak benar,” jelas Purbaya.

 

“Kita jelaskan kebijakan fundamental kita seperti apa dan karena mereka orang pintar, mereka bisa menerima dengan sepenuh hati apa yang kita jelaskan sudah sesuai dengan teori-teori ekonomi," imbuhnya.

Dalam diskusi tersebut, para investor memberikan masukan agar pemerintah Indonesia meningkatkan efektivitas komunikasi. Menariknya, para investor justru menilai beberapa lembaga pemeringkat internasional terlalu terburu-buru dalam memberikan sentimen negatif atau outlook negatif terhadap Indonesia tanpa menunggu data ekonomi yang lengkap.

Purbaya optimistis bahwa realisasi pertumbuhan ekonomi akan menjadi jawaban terbaik atas keraguan tersebut. Target pertumbuhan sebesar 5,5 persen pada triwulan I-2026 menjadi kunci utama.

"Kita akan terus pastikan ekonomi tumbuh sesuai dengan target yang kita sebutkan. Kalau Indonesia bisa tumbuh 5,5 persen di triwulan I dan pada triwulan II tetap kuat, ini akan serta merta membuat mereka lebih yakin untuk memperbesar investasinya di Indonesia," ungkap Purbaya.

Pertemuan strategis ini dihadiri oleh jajaran manajer investasi papan atas dunia yang mengelola dana hingga ribuan triliun rupiah, di antaranya Blackrock, HSBC Global Asset Management, Lazard AM, Lord Abbett dan TD Asset Management.

Dengan demikian Purbaya menegaskan komitmen pemerintah untuk menjaga integritas kebijakan sesuai dengan rencana yang telah disusun.

"Jadi kita fokus memastikan bahwa kebijakan kita benar, implementasinya kita sesuai dengan design yang kita buat," pungkasnya.

Topik Menarik