Kampung Nelayan Merah Putih Perluas Akses Pasar Digital dan Literasi Keuangan
JAKARTA — Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menggandeng platform lokapasar (e-commerce) untuk memperluas akses pasar sekaligus memberikan literasi keuangan kepada pengurus Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). Para pengurus koperasi didorong menghasilkan produk berdaya saing dan mengelola usaha secara profesional.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP), Machmud, menjelaskan kolaborasi tersebut merupakan bagian dari strategi pengembangan KNMP sebagai program prioritas untuk membangun ekosistem usaha di tingkat desa dan sentra produksi.
Menurut dia, peningkatan kapasitas pelaku usaha menjadi kunci agar hasil perikanan tidak hanya meningkat secara volume, tetapi juga memberikan nilai tambah dan berdampak langsung pada peningkatan pendapatan masyarakat pesisir.
“Tantangan utama pelaku usaha perikanan tidak hanya pada aspek produksi, tetapi juga pada pengelolaan usaha. Banyak usaha yang sebenarnya berjalan, tetapi belum berkembang karena pengelolaan keuangannya belum tertata,” ujar Machmud di Jakarta, Senin (14/4/2026).
Machmud menilai literasi keuangan dan akses pasar digital merupakan faktor penting dalam memperkuat kapasitas usaha, khususnya bagi pelaku UMKM di kawasan pesisir.
Menurutnya, dengan pengelolaan usaha yang lebih tertata dan akses pasar yang lebih luas, pelaku usaha tidak hanya meningkatkan produksi, tetapi juga mampu menciptakan nilai tambah, memperoleh harga yang lebih baik, serta memperluas jangkauan pemasaran secara berkelanjutan.
Ia memastikan penguatan yang dilakukan KKP tidak berhenti pada kegiatan daring, tetapi akan dilanjutkan melalui pendampingan dan pelatihan langsung di lokasi Kampung Nelayan Merah Putih.
“Hal ini agar pelaku usaha dapat mengimplementasikan literasi keuangan dan pemanfaatan platform digital secara nyata sesuai dengan kondisi usahanya,” ujar Machmud.
Ia menegaskan, di era digital, platform e-commerce bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. Pemahaman literasi keuangan dapat dimulai dari langkah sederhana, seperti memisahkan keuangan usaha dan pribadi serta mencatat transaksi secara rutin. Selain itu, pemanfaatan teknologi digital dinilai penting untuk mendorong perluasan pasar.
Titik Vital Selat Hormuz, Sejauh Mana Konflik AS-Israel vs Iran Guncang Ekonomi Dunia dan Indonesia
“Melalui platform digital, pelaku usaha perikanan memiliki peluang untuk memperluas pasar hingga tingkat nasional bahkan internasional,” ujarnya.
Sementara itu, Head of Corporate Affairs Shopee Indonesia, Satrya Pinandita, menilai langkah KKP dalam memperkuat kapasitas pengurus koperasi KNMP, khususnya melalui platform digital, sejalan dengan komitmen Shopee dalam meningkatkan kapasitas digital masyarakat Indonesia.
“Kami mengapresiasi kesempatan yang diberikan kepada Shopee untuk terlibat aktif bersama KKP dalam penguatan keterampilan UMKM agar semakin berdaya saing di ekosistem digital. Langkah ini juga sejalan dengan semangat yang dijalankan Menteri Kelautan dan Perikanan,” kata Satrya.
Lebih lanjut, KKP menegaskan kolaborasi dengan platform digital dilakukan secara terbuka dan inklusif.
“Kami membuka peluang kolaborasi dengan berbagai platform digital lainnya untuk memperluas akses pasar dan meningkatkan kapasitas pelaku usaha perikanan,” pungkas Machmud.
Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, menegaskan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih harus mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir melalui penguatan usaha dan penciptaan nilai tambah hasil perikanan.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan sektor kelautan dan perikanan tidak hanya ditentukan oleh besarnya produksi, tetapi juga oleh kemampuan pelaku usaha dalam mengelola usaha secara efektif dan menjangkau pasar yang lebih luas.










