Airlangga Optimistis Geliat Ramadhan Dorong Target Pertumbuhan Ekonomi 5,5

Airlangga Optimistis Geliat Ramadhan Dorong Target Pertumbuhan Ekonomi 5,5

Ekonomi | okezone | Sabtu, 21 Maret 2026 - 10:27
share

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto meyakini bahwa geliat aktivitas masyarakat selama bulan Ramadan menjadi motor penggerak utama dalam pencapaian target pertumbuhan ekonomi tahunan. Ia menegaskan bahwa berbagai indikator selama periode puasa menunjukkan sinyal positif bagi kinerja ekonomi nasional.

“Kelihatannya target 5,5 persen bisa dicapai, geliat selama Ramadan,” ujar Airlangga saat ditemui usai salat Id di Masjid Salahuddin, Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta, Sabtu (21/3/2026).

Mengenai tren kenaikan harga atau inflasi di musim Lebaran kali ini, Airlangga menjelaskan bahwa pemerintah masih terus memantau data secara berkala hingga masa perayaan berakhir. Namun, ia memberikan catatan penting mengenai perbandingan angka inflasi tahun ini dengan tahun sebelumnya.

“Nanti kita lihat, inflasi kan perhitungannya lebih cepat, jadi kita lihat saja sampai akhir dari Lebaran. Tetapi base-nya tahun kemarin rendah,” ungkap Airlangga.

Airlangga menyebutkan adanya fenomena low base (basis rendah) pada tahun lalu yang dipicu oleh deflasi di sektor energi, khususnya tarif listrik pada Februari 2025. Hal ini diprediksi akan membuat angka inflasi tahun 2026 secara statistik tampak lebih tinggi.

“Jadi, tahun kemarin kan sampai bulan Februari itu ada listriknya, jadi itu yang membuat inflasi tahun kemarin dari segi listriknya deflasi,” jelasnya.

 

Ketika dikonfirmasi mengenai ketiadaan faktor deflasi listrik tersebut pada tahun ini, Airlangga membenarkan bahwa hal itu akan berdampak pada angka inflasi yang lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

“Ya, karena tidak ada, kan berarti angkanya akan lebih tinggi,” tambah Airlangga.

Adapun Menko Airlangga turut melaksanakan salat Idulfitri bersama Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Wamen Juda Agung, Direktur Jenderal Pajak Bimo Wijayanto, beserta keluarga ASN lainnya di Kantor Pusat DJP, Sabtu (21/3/2026).

Topik Menarik