MPMX Perkuat Ekonomi Sirkular lewat Bank Sampah di Tangerang
PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX) membuktikan komitmennya dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui pengelolaan sampah berkelanjutan yang terintegrasi dengan program Bank Sampah Sumber Mutiara Tangerang (BSSMT).
"Kami percaya bahwa gerakan menuju keberlanjutan yang paling kuat adalah gerakan yang tumbuh dari masyarakat itu sendiri. Kehadiran Bank Sampah Sumber Mutiara Tangerang menunjukkan bahwa ketika edukasi, kolaborasi, dan partisipasi warga berjalan bersama, perubahan nyata dapat tercipta. Prestasi yang diraih hari ini bukan hanya penghargaan, tetapi juga simbol optimisme bahwa gerakan kecil di tingkat komunitas mampu membawa dampak besar bagi masa depan lingkungan kita," ujar GM Corporate Communication & Sustainability MPMX Natalia Lusnita dalam keterangan tertulis, Sabtu (21/2/2026).
Baca Juga:Prabowo Panggil Mendiktisaintek Brian Yuliarto ke Istana Bahas Teknologi Pengelolaan Sampah
Pernyataan tersebut disampaikan menyusul keberhasilan BSSMT yang berlokasi di RT 04 RW 08, Kelurahan Sudimara Barat, Kota Tangerang, baru saja dinobatkan sebagai Juara I Bank Sampah dalam Lomba Kebersihan Tingkat Kota Tangerang. Penghargaan diraih berkat penilaian ketat terhadap sistem pengelolaan, partisipasi aktif warga serta inovasi lingkungan yang memberikan dampak nyata.
Unit bank sampah yang didirikan pada tahun 2022 ini merupakan bagian dari program keberlanjutan MILAH MPM (Mitra Olah Sampah MPM). Program ini mengintegrasikan edukasi pemilahan sampah dengan aktivitas rutin penimbangan, di mana setiap kilogram sampah yang dikumpulkan oleh warga dikonversi menjadi saldo tabungan. Ekosistem ekonomi sirkular ini menarik minat warga untuk terlibat lebih jauh dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mendapatkan keuntungan finansial.Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) setiap 21 Februari menjadi momentum bagi BSSMT untuk membuktikan bahwa limbah rumah tangga mampu memberikan nilai tambah ekonomi. Selain aspek finansial, bank sampah ini juga berfungsi sebagai ruang kolaborasi dan belajar melalui berbagai lokakarya pemanfaatan limbah, sehingga mengubah perilaku masyarakat dalam mengelola sampah dari sumbernya secara bertanggung jawab.
Baca Juga:Mendiktisaintek Ungkap Teknologi Pengolahan Sampah dari Kampus Diuji Coba Tahun Ini
Keberhasilan di Tangerang ini memicu MPMX untuk mereplikasi model pemberdayaan serupa di wilayah operasional lainnya, seperti Sidoarjo dan Malang. Melalui penguatan kapasitas bank sampah binaan, perusahaan berkomitmen memperluas jangkauan program MILAH guna mendorong perubahan perilaku masyarakat secara luas dalam mereduksi limbah dan melestarikan lingkungan hidup.










