Kisah Pahit di Balik Semifinal Swiss Open 2026, Amri/Nita Terjebak Pola Permainan China

Kisah Pahit di Balik Semifinal Swiss Open 2026, Amri/Nita Terjebak Pola Permainan China

Olahraga | okezone | Senin, 16 Maret 2026 - 03:01
share

BASEL – Harapan Indonesia untuk melihat wakil ganda campuran di podium tertinggi Swiss Open 2026 harus kandas di babak empat besar. Pasangan Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah, yang menjadi tumpuan terakhir Merah Putih di sektor ini, dipaksa menyerah oleh wakil China, Cheng Xing/Zhang Chi.

Bertanding di Basel, Amri/Nita kalah melalui drama tiga gim dengan skor akhir 21-14, 15-21, 13-21, pada Minggu 15 Maret 2026. Kekalahan ini sekaligus mempertipis dominasi head-to-head Amri/Nita atas pasangan China tersebut menjadi 2-1.

Meski masih unggul dalam rekor pertemuan, kegagalan mempertahankan momentum di gim kedua dan ketiga menjadi sorotan utama.

1. Evaluasi Krusial

Amri Syahnawi tidak menutupi rasa kecewanya atas performa mereka yang fluktuatif. Masalah klasik mengenai hilangnya fokus saat sedang memimpin kembali menghantui pasangan ini.

Amri menegaskan bahwa hal ini harus segera dicarikan jalan keluarnya agar tidak terus menjadi sandungan di turnamen mendatang.

Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah. (Foto: PBSI)

“Ini menjadi pekerjaan rumah buat kami. Sudah unggul beberapa poin lalu kehilangan juga banyak banget, ini sering terjadi dan berulang. Kami harus diskusi, dengan pelatih juga untuk mencari segera solusinya apa. Jadi bila terjadi lagi, kami tahu bagaimana mengatasinya,” kata Amri, dikutip dari tim Humas dan Media PP PBSI, Senin (16/3/2026).

Meski demikian, Amri tetap mengapresiasi progres yang mereka tunjukkan dalam dua pekan terakhir, walaupun ambisi untuk membawa pulang gelar juara belum tercapai.

 

“Kami tetap bersyukur dan senang dengan pencapaian dua minggu ini, bisa mengeluarkan apa yang mau ditampilkan tapi tetap kurang puas di dalam hati. Karena kami pengennya hasil maksimal, bukan hanya hasil bagus. Kalau bisa juara, bisa ke final kenapa harus terhenti di sini,” tambahnya.

2. Perubahan Strategi Lawan

Nita Violina Marwah memberikan gambaran mengenai jalannya pertandingan. Menurutnya, Cheng/Zhang melakukan perubahan taktik yang signifikan dibanding pertemuan sebelumnya. Tekanan konstan dari Zhang Chi di area depan lapangan membuat pertahanan Amri/Nita goyah.

Amri Syahnawi bersma Nita Violina Marwah

“Di pertemuan sebelum-sebelumnya, mereka selalu ikut pola dan ritme permainan kami. Tapi hari ini mereka mengubah, mereka terus memaksa kami masuk ke pola mereka. Zhang Chi terus main pendek yang seharusnya bisa saya imbangi tapi di akhir-akhir karena kami sudah tertekan jadi sulit keluar,” ungkap Nita.

Tumbangnya wakil Indonesia ini memastikan terjadinya All Chinese Final di sektor ganda campuran Swiss Open 2026. Babak puncak akan mempertemukan Cheng Xing/Zhang Chi dengan kompatriot mereka, Zhu Li Jun/Li Qian, yang sekaligus menegaskan dominasi Negeri Tirai Bambu di kejuaraan kali ini.

Topik Menarik