IHSG Hari Ini Dibuka Melemah ke Level 7.896

IHSG Hari Ini Dibuka Melemah ke Level 7.896

Ekonomi | okezone | Rabu, 4 Maret 2026 - 09:39
share

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah 77,26 poin atau 0,97 persen ke level 7.862 pada hari ini, Rabu (4/3/2026).

Pada pembukaan, IHSG sempat berada di level tertinggi 7.897,81 dan terendah 7.858,97. Level pembukaan tercatat di 7.896,38, lebih rendah dibandingkan posisi penutupan sebelumnya di 7.939,77.

Dari sisi aktivitas perdagangan, nilai transaksi tercatat sebesar Rp837,2 miliar dengan volume 1,78 miliar saham dan frekuensi 100,7 ribu kali transaksi. Kapitalisasi pasar BEI berada di posisi Rp14.025 triliun.

Secara sektoral, seluruh sektor terpantau bergerak di zona merah. Pelemahan terdalam terjadi pada sektor barang baku yang turun 3,59 persen. Sektor non-primer juga terkoreksi 2,7 persen, disusul teknologi melemah 1,43 persen dan properti turun 1,13 persen. Sektor energi turun 0,85 persen, keuangan terkoreksi 0,78 persen, infrastruktur melemah 0,98 persen, serta transportasi turun 1 persen. Sementara itu, sektor kesehatan relatif stabil dengan penurunan tipis 0,06 persen dan perindustrian melemah 0,46 persen.

Dari komposisi perdagangan, saham yang melemah mendominasi dengan 318 saham turun, sementara 186 saham menguat dan 454 saham stagnan.

Berdasarkan data komposisi investor per 3 Maret 2026, investor domestik mencatatkan aksi jual bersih dengan nilai penjualan Rp21,62 triliun dan pembelian Rp18,17 triliun. Sebaliknya, investor asing membukukan pembelian Rp11,62 triliun dan penjualan Rp8,17 triliun.

Sementara ​sektor investasi dan infrastruktur tampak mendominasi panggung hijau. Seperti ​SOTS (Satria Mega Kencana Tbk), menjadi jawara di posisi pertama dengan kenaikan 24,59 persen ke harga 1.140. ​XIML dan XPSG, dua produk investasi (Exchange Traded Fund/Reksa Dana) dari Indo Premier dan Pinnacle Persada ini mengekor ketat dengan kenaikan masing-masing di level 24,58 persen dan persen 22,35 persen. 

 

​MPOW (Megapower Makmur Tbk), emiten di sektor energi ini juga tampil perkasa dengan kenaikan 19,38 persen ke level 154.​RMKO (Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk), melengkapi daftar lima besar dengan kenaikan 13,79 persen di harga 825.

​​Di sisi lain, beberapa saham mengalami tekanan jual yang cukup masif, dipimpin oleh sektor konsumsi dan manufaktur. Seperti, SIPD (Sreeya Sewu Indonesia), menempati posisi puncak losers dengan penurunan tajam 14,98 persen ke harga 965.

​INDS (Indospring Tbk), produsen komponen otomotif ini juga  merosot 14,68 persen ke level 930. ​INDO (Royalindo Investa Wijaya Tbk), emiten properti/investasi terkoreksi 12,17 persen di harga 202. Sementara ​UDNG dan XPLQ, mengalami penurunan di bawah 10 persen, masing-masing sebesar 9,90 persen (2.640) dan 9,43 persen (480).

Topik Menarik