Ternyata Ini Pemilik Hotel Ikonik Burj Khalifa yang Terbakar akibat Puing Serangan Drone Iran

Ternyata Ini Pemilik Hotel Ikonik Burj Khalifa yang Terbakar akibat Puing Serangan Drone Iran

Ekonomi | okezone | Senin, 2 Maret 2026 - 20:00
share

JAKARTA - Ternyata ini pemilik hotel Ikonik Burj Khalifa yang terbakar akibat puing serangan drone Iran. Hotel mewah Burj Al Arab di Dubai mengalami kebakaran pada bagian luar bangunannya karena terkena puing-puing drone serangan Iran ke pangkalan AS di Dubai. 

Diketahui serangan balasan ini dilakukan Iran setelah pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei tewas dalam serangan AS.

Diketahui drone yang diluncurkan Iran ke Dubai berhasil dihancurkan di udara, namun sisa-sisa puingnya jatuh dan memicu api di fasad hotel. 

Menurut pernyataan resmi dari otoritas Dubai, kebakaran terjadi pada bagian eksterior gedung dan langsung ditangani oleh tim pertahanan sipil. 

Api berhasil dipadamkan dengan cepat dan tidak ada korban jiwa maupun luka yang dilaporkan di area hotel. Operasional di dalam bangunan pun disebut tetap terkendali, meski insiden ini sempat menarik perhatian luas karena status Burj Al Arab sebagai salah satu simbol kemewahan paling terkenal di dunia. 

Lantas siapa Pemilik Hotel Ikonik Burj Khalifa? Berikut rangkuman Okezone, Senin (2/3/2026). 

Mengutip dari Arabia Horizons, pemilik Burj Khalifa adalah Emaar Properties. 

Perusahaan real estat yang berdiri sejak tahun 1997 ini pertama kali didirikan oleh Mohammed Alabbar. Emaar Properties adalah perusahaan pengembang properti yang memiliki banyak bangunan megah di dubai.

 

Emaar Properties juga telah memiliki proyek terkenal lainnya di Dubai seperti Dubai Mall dan distrik Dubai Marina. 

Emaar Properties juga telah menjadi salah satu perusahaan real estat terbesar di dunia.

Salah satu proyek terbaru yang dimiliki oleh Emaar Properties adalah Dubai Opera. Pusat pertunjukan ini bisa menampung sekitar 2000 orang, dan terletak di The Open District, Downtown Dubai. 

Tak hanya di dubai, Emaar Properties juga memiliki banyak proyek di negara lain di seluruh dunia, seperti Mesir, India, Arab Saudi, Suriah, Turki, Pakistan, dan Irak.

Meskipun Pemilik Burj Khalifa adalah Emaar Properties, tapi mereka tidak membangun gedung tersebut. 

Burj Khalifa dibangun oleh perusahaan Korea Samsung C&T. Proyek ini merupakan proyek bersama antara Samsung C&T, Arabtec, dan BESIX.

Burj Khalifa pada awalnya, secara resmi dikenal sebagai Burj Dubai. 

Akan tetapi, dalam proses pembangunannya, Emaar Properties mengalami masalah keuangan.

Kemudian, Presiden Dubai saat ifu, Sheikh Khalifa bin Zayed al Nahyan memberikan bantuan dan pendanaan. 

Akhirnya, Emaar mengubah nama Burj Dubai menjadi Burj Khalifa untuk menghormati dan berterima kasih atas bantuan yang diberikan oleh Sheikh Khalifa.

Topik Menarik