Pramono Targetkan LPDP Jakarta Jalan, Minimal 100 Penerima Diberangkatkan
JAKARTA – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menargetkan program beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Jakarta, mulai berjalan pada 2027. Program beasiswa ini nantinya akan sepenuhnya diatur oleh Pemprov DKI Jakarta.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengatakan skema LPDP Jakarta masih dalam tahap persiapan.
“Kalau LPDP saya, hanya mengurusi LPDP Jakarta, dan itu belum mulai. Tapi intinya, saya berharap mudah-mudahan tahun depan sudah bisa mulai untuk LPDP Jakarta,” kata Pramono di Jakarta Selatan, Kamis (26/2/2026).
Dalam keseriusan mewujudkan program beasiswa ini, Pramono mengaku telah berkoordinasi dengan pejabat di Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Ia membahas sejumlah hal teknis terkait pendanaan dan mekanisme penerimaan beasiswa.
“Tiga hari yang lalu saya didampingi Bu Nana (Kadisdik DKI Jakarta) menerima direktur atau pimpinan tertinggi di LPDP, Pak Dwi Larso. Kami sudah mulai berbicara lebih detail,” ujarnya.
Pramono mengungkapkan, program beasiswa LPDP Jakarta sebenarnya bisa dijalankan tahun ini. Namun, rencana tersebut terkendala akibat pemotongan Dana Bagi Hasil (DBH) oleh pemerintah pusat.
“Sebenarnya kalau kemarin Dana Bagi Hasil untuk Jakarta tidak dipotong Rp15 triliun, saya sudah canangkan pada waktu itu. Tetapi karena ada pemotongan itu, kami mencari cara agar Jakarta bisa memiliki LPDP yang ditentukan dan diatur sendiri,” jelasnya.
Meski menghadapi kendala tersebut, Pramono memastikan solusi sudah ditemukan agar program bisa berjalan pada 2027. Ia menargetkan sedikitnya 100 penerima beasiswa pada tahap awal.
“Alhamdulillah sudah ada jalan keluar. Saya belum bisa menyampaikan berapa jumlah kuotanya, tetapi saya sudah sampaikan ke Bu Nana, kalau bisa tahun depan sekurang-kurangnya kita bisa memberangkatkan 100 orang LPDP,” pungkasnya.










