Diduga Korban Bullying, Siswa SMA Ini Nekat Tusuk Teman Sekelas
TENGGARONG – Seorang pelajar SMA di Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), diduga melakukan penikaman terhadap teman sekelasnya di dalam ruang kelas, Rabu (25/2/2026) sekitar pukul 09.40 WITA.
Polisi menyebut insiden ini diduga dipicu tekanan psikologis akibat perundungan (bullying) yang disebut telah berlangsung cukup lama.
Peristiwa tersebut terjadi di salah satu SMA di wilayah Loa Kulu. Berdasarkan keterangan kepolisian, pelaku masuk ke ruang kelas dan melihat korban dalam kondisi tertidur. Setelah membangunkan korban, pelaku diduga langsung melakukan penikaman ke arah kaki kiri korban sebanyak kurang lebih lima kali menggunakan pisau.
Usai kejadian, pelaku melarikan diri ke depan kelas lainnya. Korban mengalami luka dan segera mendapatkan penanganan medis.
Kapolsek Loa Kulu, AKP Hari Supranoto, mengatakan motif penikaman masih didalami, namun dugaan awal mengarah pada rasa sakit hati.
“Motif penikaman diduga kuat dipicu rasa sakit hati, karena pelaku mengaku sering menjadi korban bullying,” ujarnya.
Menurutnya, perundungan yang dialami pelaku disebut terjadi dalam kurun waktu yang tidak singkat hingga menimbulkan tekanan emosional.
Petugas dari Polsek Loa Kulu telah mengamankan pelaku beserta barang bukti berupa tiga bilah pisau dapur dan satu unit telepon genggam. Polisi juga melakukan pemeriksaan awal guna kepentingan penyelidikan dan proses hukum lebih lanjut.
Pihak kepolisian menyatakan masih melakukan pendalaman terhadap latar belakang peristiwa, termasuk menelusuri dugaan praktik bullying di lingkungan sekolah, untuk mengungkap secara menyeluruh kronologi serta faktor yang melatarbelakangi kejadian tersebut.
Kasus ini kembali menyoroti persoalan perundungan di lingkungan pendidikan. Praktik bullying yang tidak tertangani secara tepat dinilai dapat menimbulkan dampak psikologis serius dan berujung pada tindakan kekerasan, yang merugikan baik korban maupun pelaku.










