Intip Fasilitas Rumah PNS di IKN, Full Furnished hingga Water Heater
JAKARTA – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini memastikan kesiapan tempat tinggal aparatur sipil negara (ASN) di beberapa titik lokasi di Ibu Kota Nusantara (IKN). Rini menegaskan hunian yang akan ditempati ASN di IKN dirancang nyaman dan aman.
“IKN ini dikonsepkan untuk kehidupan yang efisien, futuristik, dan dekat dengan alam. Kami memastikan para ASN pada saatnya nanti merasa siap, aman, dan nyaman untuk bisa lebih berbakti lagi bagi perbaikan negeri,” ujar Rini, Senin (16/2/2026).
Beberapa lokasi yang ditinjau Rini antara lain rumah susun (rusun) ASN, Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) IKN, Kantor Kementerian Koordinator, serta Istana Garuda. Rusun ASN mengusung tema tropis modern dan berkelanjutan. Hunian ini terdiri dari 47 tower setinggi 12 lantai.
Rusun ASN berlokasi strategis di kawasan hunian barat dan timur, dilengkapi fasilitas smart home, perabotan lengkap, tenant komersial, serta sarana ibadah, sosial, dan olahraga. Setiap unit dilengkapi sistem smart home (sidik jari/PIN), dapur, water heater, AC, dan furnitur. Rusun ini dibangun untuk mendukung kepindahan ASN secara bertahap serta memastikan kenyamanan dan efisiensi mobilitas di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN.
Lokasi lain yang ditinjau adalah RSUP IKN. Fasilitas kesehatan ini memiliki 10 lantai dengan kapasitas sekitar 250 tempat tidur, serta layanan unggulan jantung dan stroke. RSUP IKN beroperasi dengan konsep smart hospital dan didukung teknologi canggih seperti CT Scan 512 slice, hybrid cath lab, dan MRI 3 Tesla.
Rini dan jajaran juga meninjau empat gedung Kantor Kementerian Koordinator. Kantor tersebut dirancang sebagai sharing office untuk mendukung pemindahan ASN dari instansi pusat. Gedung ini mengusung konsep green building dan telah rampung pada 2024–2025.
Perkantoran ini dilengkapi multifunction hall, jembatan second walkway, area parkir terintegrasi, serta konsep bangunan yang menyatu dengan alam (forest city). Pembangunan tersebut menjadi prioritas untuk mendukung transformasi IKN sebagai pusat pemerintahan modern dan berkelanjutan.
Rini menyebut kunci keberhasilan IKN terletak pada kolaborasi dan penerapan digital governance. Menurutnya, digitalisasi akan menjadi tulang punggung pemerintahan masa depan dengan dukungan talenta ASN yang memahami perkembangan teknologi.
“Inti dari digital governance adalah kolaborasi. Saya juga concern terhadap talenta-talenta ASN yang ada di IKN ini,” tegasnya.
Ia menilai kata transformasi paling tepat untuk merangkum pandangannya terhadap IKN. “Karena IKN bukan sekadar memindahkan ibu kota ke sini, tetapi menemukan cara-cara baru dalam birokrasi dan memperbaiki tata kelola pemerintahan kita,” pungkas Rini.










