Cerita Shanju Eks JKT 48 Sering Parno saat Jadi Orangtua
JAKARTA - Menjadi orang tua ternyata bukan hanya soal menyaksikan tumbuh kembang anak, tetapi juga belajar mengelola rasa khawatir. Hal ini juga dirasakan Shania Junianatha (Shanju), eks member JKT 48 yang kini menjadi full-time mom.
Shanju membagikan pengalamannya mendampingi tumbuh kembang sang putra, Jayden. Menurut Shanju, melihat anak melewati setiap fase perkembangan selalu membuat perasaannya campur aduk antara bahagia dan mellow.
“Happy, tapi juga mellow. Karena kan tahapannya jelas, dari bisa tengkurap, duduk, merangkak, berdiri, sampai akhirnya jalan. Rasanya senang, tapi juga terharu,” ungkapnya.
Shanju mengakui dirinya bukan tipe orang tua yang santai. Ia menyebut dirinya cukup parno dan banyak khawatir dalam mengawasi aktivitas anaknya.
Apalagi karena anaknya adalah anak laki-laki dan memiliki gen aktif seorang atlet dari ayahnya, Jonathan Christie.
“Harusnya anak cowok dibiarin saja eksplor, tapi aku tuh tipe yang ‘awas jatuh, awas jatuh’. Jadi senang lihat dia aktif, tapi aku juga sangat perhatiin kenyamanannya,” katanya.
Shanju juga mengungkap bahwa putranya termasuk anak yang ekspresif. Begitu pun jika merasa tidak nyaman dengan popoknya, Jayden juga akan langsung menunjukkan reaksinya.
“Dia anaknya ekspresif banget. Jadi kalau tidak nyaman, pasti rewel. Dari situ aku jadi makin belajar untuk lebih peka,” ujar Shanju.
Selama menjadi orang tua, salah satu fase tumbuh kembang anak yang sempat membuat Shanju geregetan adalah ketika Jayden belum juga berjalan. Namun, setelah anaknya bisa berjalan, akhirnya Shanju merasa lega dan justru kaget karena putranya sangat aktif.
“Jujur geregetan banget. Kok belum jalan-jalan? Apalagi sekarang lihat media sosial, anak 6 bulan saja sudah ke mana-mana. Tapi ternyata secara alami akhirnya jalan juga. Begitu jalan, langsung lari, manjat, ke sana-sini,” tambahnya.










