Isu Es Kue Jadul Pakai Spons Viral di Jakpus, Polisi Ungkap Fakta Sebenarnya

Isu Es Kue Jadul Pakai Spons Viral di Jakpus, Polisi Ungkap Fakta Sebenarnya

Terkini | okezone | Senin, 26 Januari 2026 - 00:05
share

JAKARTA - Viral di media sosial, es kue jadul yang dijual di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat, diduga berbahan spons. Menindaklanjuti informasi tersebut, pihak kepolisian langsung melakukan pemeriksaan dan mengungkap hasil uji laboratorium forensik terhadap produk tersebut.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra mengatakan, begitu menerima laporan dari masyarakat, polisi segera bergerak melakukan pengecekan ke lokasi.

"Begitu informasi diterima, kami langsung bergerak cepat melakukan pengecekan ke lokasi. Barang dagangan milik pedagang kami amankan untuk diuji lebih lanjut, karena keselamatan masyarakat adalah prioritas," kata Roby kepada wartawan, Minggu (25/1/2026).

Roby menjelaskan, berdasarkan pemeriksaan awal oleh Tim Keamanan Pangan (Food Security) Dokkes Polda Metro Jaya, seluruh sampel makanan yang diperiksa dinyatakan aman.

“Dari hasil pemeriksaan, seluruh sampel es kue, es gabus, agar-agar, hingga cokelat meses dipastikan aman dan layak dikonsumsi serta tidak mengandung zat berbahaya,” ujarnya.

 

Meski demikian, untuk menjamin ketenangan publik dan memastikan hasil yang lebih ilmiah, polisi juga mengirimkan sampel ke Dinas Kesehatan serta Laboratorium Forensik (Labfor) Polri.

“Untuk hasil resmi dari Labfor masih menunggu proses uji. Namun, hasil pemeriksaan awal sudah menunjukkan produk tersebut aman,” kata Roby.

Selain itu, penyidik dari Subdit Krimsus juga melakukan penelusuran ke lokasi pembuatan es yang berada di Kota Depok. Dari hasil pemeriksaan lanjutan tersebut, polisi memastikan tidak ditemukan penggunaan spons maupun bahan berbahaya lainnya, sebagaimana isu yang beredar di media sosial.

“Hasilnya konsisten, tidak ada penggunaan bahan berbahaya maupun material spons seperti yang dinarasikan di media sosial,” tegasnya.

 

Setelah seluruh rangkaian pemeriksaan selesai dan dinyatakan aman, pedagang es kue jadul bernama Suderajat dipulangkan ke rumahnya di Kota Depok. Polisi juga memberikan penggantian uang atas barang dagangan yang sempat diamankan untuk keperluan pemeriksaan.

“Kami memahami pedagang kecil sangat bergantung pada hasil jualan hariannya. Sebagai bentuk empati, kami mengganti kerugian atas barang dagangan yang harus diuji,” jelas Roby.

Ia pun mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi di media sosial.

“Isu seperti ini sangat cepat viral, padahal belum tentu benar. Kami minta masyarakat mengecek fakta terlebih dahulu. Jika menemukan dugaan pelanggaran, segera laporkan melalui Call Center 110 agar dapat ditangani secara tepat,” pungkasnya.

Topik Menarik