Inggris Akan Kembangkan Rudal Balistik Taktis untuk Ukraina, Kode Nama: Nightfall
JAKARTA – Inggris menyatakan akan mengembangkan rudal balistik taktis baru untuk meningkatkan pertahanan Ukraina. Langkah ini merupakan bagian dari peningkatan dukungan Inggris terhadap Ukraina pada 2026.
Di bawah Proyek Nightfall, Inggris meluncurkan kompetisi untuk mengembangkan rudal balistik darat bagi Ukraina dengan cepat. Rudal tersebut mampu membawa hulu ledak seberat 200 kg (440 pon) dengan jangkauan lebih dari 500 kilometer (310 mil), kata Kementerian Pertahanan dalam pernyataan pada Minggu (11/1/2026) malam.
Inisiatif ini bertujuan meningkatkan industri pertahanan Inggris, mendukung inovasi dan pertumbuhan, sekaligus memperkuat dukungan untuk Ukraina di tengah perang melawan Rusia.
“Rudal Nightfall akan mampu diluncurkan dari berbagai kendaraan, menembakkan beberapa rudal secara beruntun dengan cepat, lalu mundur dalam hitungan menit – memungkinkan pasukan Ukraina menyerang target militer utama sebelum pasukan Rusia dapat merespons,” kata kementerian tersebut, sebagaimana dilansir Anadolu.
Program ini, dengan harga maksimum £800.000 (Rp18,1 miliar) per rudal, dimaksudkan untuk menyediakan Ukraina dengan “opsi serangan jarak jauh yang ampuh dan hemat biaya dengan kontrol ekspor asing minimal.”
“… Kami bertekad memberikan senjata mutakhir kepada rakyat Ukraina saat mereka melawan,” ujar Menteri Pertahanan John Healey dalam pernyataannya.
Luke Pollard, Menteri Kesiapan Pertahanan dan Industri, menegaskan bahwa Eropa yang aman membutuhkan Ukraina yang kuat. Rudal jarak jauh baru Inggris ini “akan membuat Ukraina tetap dalam pertempuran.”
“Proyek ini bertujuan agar tiga tim industri masing-masing mendapatkan kontrak pengembangan senilai £9 juta (Rp203 miliar) untuk merancang, mengembangkan, dan mengirimkan tiga rudal pertama mereka dalam waktu 12 bulan untuk uji tembak,” tambahnya.










