Pandji Pragiwaksono Disomasi Jubir Dharma Pongrekun, Dituding Olok-Olok Pemilih Pilkada

Pandji Pragiwaksono Disomasi Jubir Dharma Pongrekun, Dituding Olok-Olok Pemilih Pilkada

Terkini | inews | Senin, 12 Januari 2026 - 17:07
share

JAKARTA, iNews.id - Tayangan stand up comedy Pandji Pragiwaksono bertajuk 'Mens Rea' berbuntut panjang. Kali ini, juru bicara pasangan Dharma Pongrekun-Kun Wardana di Pilkada Jakarta 2024, Ikhsan Tualeka, melayangkan somasi terhadap Pandji.

Somasi dilayangkan lantaran Pandji 'menyenggol' pilihan politik warga Jakarta terhadap Dharma-Kun di Pilkada 2024.

"Menyampaikan somasi etik terbuka ini sebagai bentuk keberatan moral atas materi stand up comedy saudara Pandji Pragiwaksono yang ditayangkan platform Netflix," kata Ikhsan dalam video keterangannya, dikutip Senin (12/1/2026).

Dia menyatakan, somasi ini dilayangkan bukan sebagai tuduhan pelanggaran hukum pidana, melainkan sebagai ajakan refleksi.

Menurutnya, yang dipersoalkan bukan kritik dari Pandji. Dia menilai Pandji telah merendahkan pemilih Dharma-Kun.

"Mengarah kepada penghakiman dan perendahan terhadap pilihan politik warga," ujar Ikhsan.

Dia menegaskan, angka 10 persen yang didapat pasangan Dharma-Kun adalah hasil suara ratusan ribu warga Jakarta secara sadar dan sah.

"Ketika pilihan itu dijadikan objek olok-olokan, maka yang direndahkan bukan semata kandidat, melainkan sebagian nyata dari rakyat jelata atau rakyat Jakarta yang menggunakan hak konstitusinya," kata Ikhsan.

Sebelumnya, Pandji mengungkit sosok Dharma Pongrekun dalam pertunjukan stand up comedy Mens Rea. Pandji menyinggung pernyataan Dharma terkait angka '19' dalam Covid-19.

“Dengan berani dia bilang, Covid 19, 19-nya itu apa? Kode dia bilang, 19 itu kode. 19-nya adalah huruf dalam alfabet,” kata Pandji.

“Satu, huruf pertama Alfabet, A. Sembilan, huruf kesembilan dalam alfabet itu, I. Covid 19 adalah AI kata dia guys. AI!” sambung dia.

Pandji mengaku merasa khawatir karena Dharma Pongrekun memperoleh sekitar 10 persen suara dalam Pilkada Jakarta 2024. “Tahu nggak apa yang lebih mencemaskan, dia dapat 10 persen suara. Ada yang milih,” ujarnya.

Topik Menarik