Prabowo Jadi Presiden Kedua yang Resmikan RDMP Balikpapan Setelah Soeharto

Prabowo Jadi Presiden Kedua yang Resmikan RDMP Balikpapan Setelah Soeharto

Ekonomi | okezone | Senin, 12 Januari 2026 - 16:48
share

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto meresmikan infrastruktur energi terintegrasi Pertamina RDMP Balikpapan. Ia menjadi presiden kedua yang meresmikan RDMP, setelah Presiden Soeharto pada 1994.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyampaikan bahwa peresmian infrastruktur energi terintegrasi Pertamina RDMP Balikpapan sejalan dengan visi Presiden terkait cita-cita swasembada energi. Selain itu, peresmian ini juga menjadi bagian dari sejarah bangsa.

"Kami laporkan RDMP terakhir diresmikan pada tahun 1994. Jadi, sejarah bangsa pasca-Orde Lama: Pak Soeharto, dan 32 tahun kemudian, Pak Prabowo meresmikan RDMP pada 2026," ujar Bahlil saat peresmian Infrastruktur Energi Terintegrasi Pertamina RDMP Balikpapan, Senin (12/1/2026).

Bahlil menyampaikan bahwa RDMP Balikpapan merupakan salah satu terobosan untuk mewujudkan swasembada energi. Selain itu, saat ini juga telah dilakukan berbagai langkah untuk meningkatkan lifting migas, seperti aktivasi sumur idle, pengoptimalan sumur tua dengan teknologi, percepatan tender lapangan baru, dan implementasi mandatory B40.

Bahlil pun mengklaim bahwa langkah-langkah tersebut telah membuahkan hasil, di mana lifting minyak telah mencapai target APBN 2026.

"Sejak 10 tahun terakhir, lifting kita tidak pernah tercapai. Baru pada 2026, lifting minyak kita berhasil melampaui target APBN, yaitu 605,3 ribu barel per hari. Pada 2024, lifting mencapai 580 ribu barel, dan meningkat lagi di 2026," ujarnya.

 

Bahlil melanjutkan bahwa percepatan pembangunan infrastruktur energi terintegrasi Pertamina RDMP Balikpapan merupakan hasil kolaborasi BUMN, Pertamina, dan seluruh kementerian dalam rangka mendorong swasembada energi.

"Kami semua, para menteri dan pimpinan BUMN, pantang beristirahat sebelum energi Indonesia berdaulat, pantang memejamkan mata sebelum energi Indonesia mencapai swasembada," ujarnya.

Topik Menarik