Terbongkar! Alasan Trump Tangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan Istri
WASHINGTON DC - Amerika Serikat melontarkan tuduhan serius terhadap Presiden Venezuela Nicolas Maduro. Washington menyebut Maduro sebagai diktator tidak sah yang diduga memimpin jaringan besar perdagangan narkoba internasional. AS juga menyatakan siap meningkatkan intervensi di Venezuela jika diperlukan.
Dalam pidatonya setelah penangkapan Maduro dalam sebuah operasi militer masif pada Sabtu (3/1/2025), Presiden AS Donald Trump menyatakan Nicolas Maduro sebagai diktator tidak sah dan menjadi aktor utama dalam jaringan kejahatan narkoba internasional yang dikenal sebagai Cartel de los Soles. Jaringan ini dicap menyelundupkan narkoba dalam jumlah besar ke Amerika Serikat.
Trump menegaskan tidak akan membiarkan aktivitas tersebut terus berlangsung. Washington menyatakan saat ini telah berada di Venezuela dan akan tetap berada di sana hingga terjadi transisi pemerintahan yang dinilai sah dan sesuai prosedur.
Hasil Liga Italia 2025-2026 Semalam: Sassuolo Menang 3-1 atas Fiorentina, Inter Milan Sikat Como 4-0
Selain isu keamanan, AS juga menyoroti kondisi industri minyak Venezuela yang disebut mengalami kemunduran parah selama bertahun-tahun. Produksi minyak dinilai jauh dari potensi maksimal akibat infrastruktur yang rusak dan pengelolaan yang tidak optimal.
AS, kata dia, berencana melibatkan perusahaan-perusahaan minyak terbesar asal AS untuk berinvestasi miliaran dolar guna memperbaiki infrastruktur energi Venezuela. Langkah ini diklaim bertujuan menghidupkan kembali sektor minyak dan meningkatkan pendapatan negara.










