Nilai Tukar Petani Naik 1,05 persen pada Desember 2025

Nilai Tukar Petani Naik 1,05 persen pada Desember 2025

Ekonomi | okezone | Senin, 5 Januari 2026 - 12:58
share

JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat perkembangan nilai tukar petani (NTP) pada Desember 2025 tercatat sebesar 125,35 atau naik 1,05 persen dibandingkan November 2025.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini mengatakan, kenaikan NTP terjadi karena indeks harga yang diterima petani (It) naik sebesar 2,08 persen, lebih tinggi dibanding indeks harga yang dibayar petani (Ib) yang sebesar 1,02 persen.

"Komoditas yang dominan mempengaruhi peningkatan indeks harga yang dibayar petani nasional adalah gabah, cabai rawit, kakao atau biji coklat, dan ayam ras pedaging," kata Pudji dalam Rilis BPS di Jakarta, Senin (5/1/2026).

Berdasarkan subsektor yang mengalami penurunan NTP terdalam adalah tanaman perkebunan rakyat.

"Subsektor perkebunan rakyat ini mengalami penurunan NTP sebesar 1,25 persen. Hal ini karena It turun sebesar 0,14 persen, namun Ib mengalami peningkatan sebesar 1,13 persen," ungkap Pudji.

Komoditas yang dominan mempengaruhi penurunan It ini adalah tebu, kelapa sawit, kelapa dan biji jambu mete.

 

Sementara itu, nilai tukar nelayan mengalami kenaikan sebesar 0,36 persen. Hal ini disebabkan indeks yang diterima nelayan mengalami peningkatan sebesar 1,21 persen, nilai tersebut lebih tinggi dari peningkatan Ib sebesar 0,85 persen.

Komoditas yang dominan mempengaruhi peningkatan It pada subsektor nelayan adalah adalah tongkol, cakalang, kembung dan layang.

Topik Menarik