Pertamina Patra Niaga Catat Pertamax Tembus 21 Ribu per Hari di Nataru

Pertamina Patra Niaga Catat Pertamax Tembus 21 Ribu per Hari di Nataru

Ekonomi | okezone | Selasa, 6 Januari 2026 - 20:13
share

JAKARTA - Posko Nasional Satuan Tugas (Satgas) Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) Sektor ESDM resmi ditutup. Pertamina Patra Niaga sebagai bagian dari Satgas berhasil menjaga keandalan pasokan dan layanan energi nasional.

Ketua Posko Nasional Sektor ESDM Satgas Nataru, Erika Retnowati, menyampaikan, selama periode posko yang berlangsung sejak 15 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026, penyaluran energi nasional berada dalam kondisi aman dan terkendali.

“Kondisi ketersediaan stok BBM selama posko terpantau aman, ketahanan stok BBM nasional atau coverage day dapat dipertahankan antara 16–35 hari atau rata-rata sekitar 21 hari. Pada masa Posko Nasional Sub-sektor BBM, Gasoline mengalami peningkatan sebesar 0,9 persen, Avtur meningkat 5,5 persen, sementara Gasoil turun 3,4 persen dan Kerosene turun 6,2 persen dibandingkan dengan rerata normal," jelas Erika, Selasa (6/1/2026).

Tak hanya BBM, Erika mengungkapkan penyaluran LPG selama masa Satgas dalam kondisi aman. Stok LPG di seluruh agen serta pangkalan siaga beroperasi pada periode Satgas Nataru. Rerata penyaluran LPG tercatat mengalami kenaikan sebesar 10,6 persen dibandingkan sales normal.

Sementara itu, Inspektur Jenderal Kementerian ESDM Irjen Pol. Yudhiawan Wibisono, yang hadir mewakili Menteri ESDM, menyampaikan apresiasi atas sinergi lintas sektor dalam pelaksanaan Satgas Nataru.

“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh jajaran stakeholder yang telah bekerja sama dengan baik mengamankan Natal dan Tahun Baru, terlebih juga kepada seluruh rekan-rekan jajaran TNI, Polri, Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten/Kota, juga termasuk BNPB, Basarnas, dan badan-badan lainnya,” ujarnya.

 

Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, menjelaskan, selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pertamina Patra Niaga telah menyiagakan infrastruktur dan operasional distribusi BBM dan LPG di seluruh wilayah Indonesia untuk mendukung kelancaran layanan selama periode libur akhir tahun, khususnya di jalur tol, jalur wisata, serta wilayah dengan potensi peningkatan permintaan. Lebih lanjut, selama periode Satgas, konsumsi BBM secara umum menunjukkan tren positif.

“Selama masa Satgas Nataru, produk BBM Gasoline Non-Subsidi, Pertamax, mencatatkan konsumsi tertinggi hingga 21.609 kiloliter (KL) per hari, atau meningkat 3,5 persen dibandingkan dengan sales normal. Pertamina Patra Niaga memastikan pasokan energi tetap aman dan merata di seluruh wilayah,” jelasnya.

Dengan berakhirnya Posko Nasional Satgas Nataru Sektor ESDM, Kementerian ESDM bersama Pertamina melalui Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmen untuk terus menjaga keandalan distribusi energi nasional serta meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi lonjakan kebutuhan energi dan potensi kebencanaan ke depan.

Topik Menarik