Refly Harun Ungkap Perbedaan Keterangan Kelulusan Gibran

Refly Harun Ungkap Perbedaan Keterangan Kelulusan Gibran

Nasional | sindonews | Selasa, 29 September 2026 - 23:01
share

Refly Harun, kuasa hukum dari Pemohon Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2024 tentang syarat pendidikan Gibran Rakabuming Raka, mengungkap kejanggalan data riwayat pendidikan putra Joko Widodo (Jokowi) tersebut. Kejanggalan tersebut ditemukan di Surat Keterangan (SK) Penyetaraan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dengan portofolio yang dirilis Komisi Pemilihan Umum (KPU) hingga Sekretariat Negara (Setneg).

Hal itu diungkapkan Refly Harun dalam program Rakyat Bersuara bertajuk 'Babak Baru MK, Pembuktian Ijazah Gibran' di iNews, Selasa (29/9/2026). Mulanya, Refly memperlihatkan SK Kemendikbud yang menerangkan Gibran telah menyelesaikan pendidikan "Grade 12" di UTS Insearch, Sydney, Australia tahun 2006.

Kemudian, Refly menampilkan daftar riwayat pendidikan Gibran yang dirilis KPU. Ia pun menyinggung keterangan kelulusan Gibran di UTS Insearch pada 2007.

Baca Juga: Denny Indrayana Rahasiakan Saksi dan Ahli Sidang PHPU Syarat Pendidikan Gibran: Tunggu Tanggal Mainnya

"Kemudian SMA UTS Insearch 2004–2007, oke? Udah tidak konsisten, tadi 2006. Kalau dikatakan dia 2007 selesai, it's okay. Berarti kan ujungnya doang, tapi ini ujungnya pun tidak konsisten, ya," jelas Refly.Kemudian, Refly juga menampilkan portofolio Gibran yang dirilis di situs Sekretariat Negara Republik Indonesia. "Anda tidak bisa mengatakan ini adalah website abal-abal. Ini website resmi juga, sama seperti KPU. Tidak mungkin juga dia membuat biografi atau riwayat pendidikan wakil presiden salah-salah," kata Refly.

Dalam portofolio itu, Refly berkata, Gibran justru lulus di UTS Insearch pada 2007-2010 dan menyelesaikan pendidikan di Management Development Institute of Singapore (MDIS) pada 2004-2007.

"Yang di ini terbalik. 2004–2007 itu adalah di MDIS-nya, Management Development Institute of Singapore, oke. 2007–2010 which is angka baru, kemudian Insearch di University of Technology Sydney, UTS Insearch Australia," terang Refly.

Refly menambahkan, "Nah, itu yang saya katakan ada inkonsistensi informasi di sini. Makanya kemudian sampai hari ini, sampai detik ini, kami tidak menemukan ada yang membantah dan bisa menunjukkan dokumen bahwa Gibran itu punya certificate, diploma, tanda tamat belajar yang mengatakan bahwa itu setara SMA di Indonesia. Nggak ada! Baik dari UTS maupun MDIS," pungkas Refly.

Topik Menarik