BNPB: Karhutla di Jatim dan Kaltara Capai 37,84 Hektare

BNPB: Karhutla di Jatim dan Kaltara Capai 37,84 Hektare

Nasional | okezone | Minggu, 13 September 2026 - 19:28
share

JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di sejumlah wilayah Jawa Timur dan Kalimantan Utara (Kaltara). Total luas lahan yang terbakar dalam tiga kejadian tersebut mencapai sedikitnya 37,84 hektare.

Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan mengatakan, kebakaran terjadi di Kabupaten Ponorogo dan Kota Pasuruan, Jawa Timur, serta Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara.

"Kebakaran hutan terjadi di kawasan Gunung Gede, Desa Koripan, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, pada Kamis (10/9) sekitar pukul 12.00 WIB," kata Berton, Minggu (13/9/2026).

Kebakaran di kawasan Gunung Gede menghanguskan vegetasi berupa daun jati dan rumput ilalang dengan luas sekitar 5 hektare. Tidak ada korban jiwa maupun laporan warga terdampak.

BPBD Provinsi Jawa Timur bersama BPBD Kabupaten Ponorogo telah melakukan koordinasi dan asesmen di lokasi. Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.

"Hingga Sabtu (12/9), kondisi di lokasi telah kondusif. Api telah padam dan tidak terlihat adanya titik api maupun kepulan asap di sekitar lokasi kejadian," ujar Berton.

Sementara itu, kebakaran lahan juga terjadi di Jalan Patiunus, Kelurahan Krampyangan, Kecamatan Bugul Kidul, Kota Pasuruan, Jawa Timur, pada Jumat 11 September sekitar pukul 09.20 WIB.

Kebakaran melanda vegetasi alang-alang dengan luas sekitar 2,84 hektare. Api diduga berasal dari aktivitas pembakaran sampah yang kemudian merambat ke area alang-alang.

"Proses pemadaman berlangsung hingga sekitar pukul 15.00 WIB," kata Berton.

Petugas pemadam kebakaran Kota Pasuruan melakukan pemadaman dan pembasahan untuk memastikan api tidak kembali menyala. Hingga Sabtu 12 September, kondisi di lokasi telah kondusif.

Karhutla juga dilaporkan terjadi di Desa Gunung Sari, Kecamatan Tanjung Palas Timur, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, pada Jumat 11 September. Luas lahan yang terdampak diperkirakan sekitar 30 hektare dan masih dalam proses pendataan.

Tim gabungan melakukan pemadaman dan melokalisasi area kebakaran untuk mencegah api meluas. Upaya dilanjutkan dengan pembasahan pada area yang telah terbakar guna mencegah munculnya kembali titik api.

"Hingga Sabtu (12/9), tim gabungan masih melakukan pemantauan terhadap sisa asap dan pembasahan di lokasi terdampak," ujar Berton.

Penanganan melibatkan BPBD Provinsi Kalimantan Utara, BPBD Kabupaten Bulungan, Manggala Agni Kementerian Kehutanan, BPBPK, KPH Kabupaten Bulungan, unsur Kementerian Pekerjaan Umum, Balai Wilayah Sungai Kalimantan V, TNI AD, serta Polda Kalimantan Utara.

BNPB mengimbau masyarakat tidak melakukan pembakaran sampah maupun membuka lahan dengan cara membakar, terutama di tengah kondisi yang dapat meningkatkan risiko karhutla.

"Masyarakat juga diharapkan meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan kepada petugas atau pemerintah daerah apabila melihat titik api maupun kejadian kebakaran agar dapat segera ditangani dan tidak meluas," ujar Berton.

Topik Menarik