Update Korban Kapal Virgo Transport 8 di Laut Jawa, 6 Tewas 140 Masih Hilang
JAKARTA, iNews.id – Jumlah korban tewas dalam insiden kecelakaan laut Kapal Virgo Transport 8 rute Surabaya–Banjarmasin yang hilang kontak di perairan Laut Jawa, terus bertambah. Hingga Minggu (13/9/2026) siang, data Pos SAR mencatat enam orang tewas dan 140 masih dalam pencarian. Sedangkan korban selamat yang sudah dievakuasi 103 orang.
“Enam orang korban meninggal dunia tersebut dievakuasi Kapal TB Mauhaw IX dan TB TCP,” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kakansar) Banjarmasin, I Putu Sudayana dalam keterangannya.
Diketahui, KM Virgo Transport 8 melayani rute Surabaya-Banjarmasin dengan total 243 penumpang sebelumnya dilaporkan hilang kontak. Saat ini, proses evakuasi hingga pukul 12.00 WIB melibatkan sejumlah unsur SAR gabungan.
“Sampai dengan pukul 12.00, upaya pencarian korban telah kami laksanakan dengan maksimal. Ada penumpang-penumpang yang sampai dengan pukul 12.00 sudah berhasil dievakuasi oleh unsur yang ada di lokasi, dapat kami informasikan bahwa total penumpang yang terevakuasi itu berjumlah 103 orang, ,” ungkap I Putu Sudayana.
Putu mengatakan, semua unsur terlibat dalam pencarian mulai dari Basarnas dengan KN SAR Laksamana, dari TNI Angkatan Laut dengan KRI Nala, kemudian dari KSOP, dari Distrik Navigasi dengan KN Kunyit, hingga dari Pelindo.
Dia menjelaskan, 16 penumpang yang dievakuasi oleh TB Mahausaha 9 akan dibawa menuju Pelabuhan Tuban, Jawa Timur. “Sesuai informasi yang kami dapatkan dari Nakhoda KN SAR Laksamana di lapangan bahwa TB Mahausaha 9 ini akan menuju ke Pelabuhan Tuban, Jawa Timur. Jadi 16 orang ini akan dibawa ke Tuban, Pelabuhan Tuban,” ujarnya.
TB TCP berhasil mengevakuasi 38 orang dalam kondisi selamat. Sedangkan MP Haida mengevakuasi 49 orang dan seluruhnya juga dalam keadaan selamat. “TB TCP mengevakuasi 38 orang, semuanya dalam keadaan selamat. Kemudian, MP Haida mengevakuasi 49 orang dalam keadaan selamat. Jadi total yang sudah terevakuasi sebanyak 103 orang,” katanya.
Putu menambahkan, satu unit helikopter Basarnas juga dikerahkan untuk melakukan pencarian dari udara. Helikopter tersebut sebelumnya berangkat dari Surabaya dan telah mendarat di bandara untuk mengisi bahan bakar.
“Unsur-unsur yang terlibat di lapangan saat ini ada TB Mahausaha, TB TCP, kemudian MP Haida, KN SAR Laksamana, KRI Nala, KN Kunyit, dan satu buah helikopter dari Basarnas yang tadi berangkat dari Surabaya langsung melaksanakan searching ya, pencarian dari udara. Saat ini pukul 12.30 tadi sudah landing di Bandara untuk refuel dan segera akan melakukan pencarian melalui udara lagi,” tuturnya.
Untuk 87 penumpang yang dievakuasi oleh TB TCP dan MP Haida, rencananya akan dibawa menuju Banjarmasin.
“Kemudian untuk penumpang-penumpang yang dievakuasi oleh TCP, TB TCP 38 orang dan MP Haida itu rencana kami akan evakuasi menuju ke Banjarmasin. Demikian update yang terkini per 12.00 terkait dengan jumlah penumpang,” katanya.









