Kebutuhan Irigasi Terjawab, Kosmas Perindo Kawal Petani Nagekeo Naik Kelas lewat 3 Musim Tanam
Kepastian air menjadi modal penting bagi petani untuk meningkatkan produktivitas dan memperkuat ekonomi keluarga. Pembangunan bendungan dan saluran irigasi di Desa Nagerawe dan Desa Focolodorawe kini membuka peluang peningkatan musim tanam dari sebelumnya 1–2 kali menjadi tiga kali.
Anggota DPRD Kabupaten Nagekeo dari Partai Perindo, Kosmas Lawa Bagho, mendampingi masyarakat petani penerima manfaat Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Lowolele A dan B dalam program nasional ketahanan pangan tahun anggaran (TA) 2026.
Kosmas mengatakan, perjuangan terhadap kebutuhan irigasi tersebut sebelumnya telah disuarakan melalui DPRD Kabupaten Nagekeo. Proses kemudian berlanjut melalui komunikasi pemerintah desa dan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), pendataan, survei lokasi hingga sosialisasi serta diseminasi.
Baca juga: Jaga Produksi Pangan Nagekeo NTT, Partai Perindo: Pulihkan Fungsi Lahan Irigasi Mbay
“Sebelumnya saya suarakan beberapa kali di gedung dewan serta masuk dalam Pemandangan Umum Fraksi Perindo. Untuk selanjutnya, ternyata ada komunikasi dengan pemerintah desa, PPL untuk proses pendataan, lalu mereka turun survei lokasi dan kemarin sosialisasi, diseminasi oleh pemenang tender,” kata Kosmas saat dihubungi, Minggu (13/9/26).Menurut Kosmas, kepastian debit air memungkinkan petani mengelola sawah secara lebih produktif dibandingkan kondisi sebelumnya yang menghadapi ketidakpastian air, terutama saat musim hujan ketika bendungan manual berisiko roboh. Peningkatan menjadi tiga musim tanam diharapkan memperkuat ketahanan pangan sekaligus kesejahteraan petani.
Kosmas mengatakan pengawasan dilakukan sejak awal pengerjaan untuk mengawal kualitas bendungan dan saluran irigasi. Dia juga mendorong PPL terus memfasilitasi petani agar pengelolaan persawahan dilakukan secara modern dan produktif, sementara infrastruktur tersebut ditargetkan dapat bertahan lebih dari 20 tahun, bahkan lebih dari 50 tahun berdasarkan hasil diseminasi.
Lihat video: WORKSHOP POLITIK PARTAI PERINDO! Partai Perindo Gelar Pelatihan Hadapi Pemilu Serentak
“Pengawasan, kemarin saya sampaikan terbuka kepada masyarakat petani penerima manfaat P3A Lowolele A dan B, PPL dan PT Nindia Karya bahwa saya mengawasi melekat sejak awal pengerjaan, kawal kualitas pengerjaan serta kawal PPL untuk selalu memfasilitasi masyarakat petani dan saya ikut dalam kelompok untuk proses pengerjaan secara modern dan produktif dalam 3 MT sesuai arahan PPL Desa pak,” ujarnya.Peningkatan produktivitas tersebut dinilai dapat memberikan dampak berantai terhadap ekonomi rumah tangga petani. Pendapatan yang lebih kuat membuka peluang pembiayaan pendidikan hingga perguruan tinggi, kesehatan, pembangunan rumah layak huni pascagempa bumi, serta kebutuhan kehidupan lainnya.
Pada tingkat desa, perputaran uang juga diharapkan semakin optimal ketika aktivitas pertanian meningkat. Kondisi ekonomi yang lebih baik diharapkan mengurangi ketergantungan petani terhadap rentenir atau pelepas uang dengan bunga yang mencekik.Kosmas kemudian mendorong agar peningkatan produksi tidak berhenti pada hasil pertanian, tetapi berlanjut pada pengolahan, pemasaran, dan peningkatan nilai ekonomi produk. Langkah tersebut menjadi bagian dari konsentrasinya mendorong petani, peternak, dan nelayan melakukan usaha secara lebih produktif dan berkelanjutan.
“Oh ya pak, memang kita punya konsentrasi dan berbicara cukup intens agar petani, peternak (umumnya) serta nelayan melakukan usaha ‘naik kelas’, artinya dengan pendekatan teknologi, meningkatkan produktivitas yang meningkatkan kesejahteraan secara berkelanjutan dan petani, peternak serta nelayan yang masuk pasar dengan produk jadi, tidak lagi bahan mentah didukung marketing secara offline terutama online,” tegas Kosmas.
Arah tersebut menjadi bagian dari dorongan Kosmas terhadap konsep one village, one product dalam ekosistem yang modern dan produktif untuk jangka menengah dan panjang. Target akhirnya, petani, peternak, dan nelayan tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi berkembang menjadi pengusaha sukses.









