AHY Sebut Kekuasaan Ada Batas Waktunya, Ini Respons Gerindra

AHY Sebut Kekuasaan Ada Batas Waktunya, Ini Respons Gerindra

Nasional | sindonews | Selasa, 8 September 2026 - 15:05
share

Juru Bicara Partai Gerindra Bahtra Banong mengaku tak masalah dengan pernyataan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang menyebut kekuasaan ada batas waktunya. Baginya, setiap partai memiliki kebebasan untuk menyampaikan pandangan, bahkan mengusung figur dalam kontestasi pilpres.

Bahtra mengatakan, Partai Gerindra tak bisa melarang bagi tiap partai yang tergabung dalam koalisi pemerintahan untuk mengusung figur dalam kontestasi pilpres. "Ya tentu setiap partai punya kebebasan, kemerdekaan masing-masing. Kita juga dari Gerindra tidak bisa melarang ya setiap partai kemudian kalau ada keinginan atau ada kemauan untuk kemudian mencalonkan diri," ujar Bahtra di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (8/9/2026).

Meski begitu, Bahtra menegaskan bahwa Partai Gerindra sejauh ini masih fokus untuk mengawal program prioritas Presiden Prabowo Subianto. "Karena pemilu kita juga kan masih jauh ya," ujar Bahtra.

Bahtra menilai, rakyat butuh kerja pemerintah saat ini. Apalagi, ia menilai banyak tantangan yang dihadapi pemerinta, baik di dalam negeri maupun di luar negeri.

"Kita lihat misalnya ada bencana di mana-mana dan ini kita harus solid bekerja sama untuk terus bagaimana berbuat yang terbaik dalam situasi yang seperti ini," tegas Bahtra.Terlepas dari itu, Bahtra menyampaikan, Partai Gerindra menghargai dan menghormati pendapat AHY. Namun, ia menekankan bahwa Partai Gerindra fokus mengawal program prioritas Presiden Prabowo.

Baca Juga: BRAINS Demokrat Tegaskan Pidato AHY Bicara Kerja untuk Rakyat, Bukan Pilpres 2029

"Maka dari itu kami dari Partai Gerindra betul-betul konsen untuk bagaimana program-program prioritas Presiden Prabowo bisa dirasakan kemanfaatannya oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali," pungkas Bahtra.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan, kekuasaan bukan sesuatu yang dimiliki seseorang untuk selamanya. Menurutnya, kekuasaan merupakan amanah rakyat yang memiliki batas waktu. Hal itu disampaikan AHY dalam pidato peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Partai Demokrat di DPP Partai Demokrat, Jakarta, Sabtu (5/9/2026).

"Kekuasaan bukan milik seseorang untuk selamanya. Kekuasaan adalah amanah rakyat yang memiliki batas waktu," kata AHY.

AHY mengingatkan, kekuasaan dan jabatan memiliki batas waktu, sementara tanggung jawab kepada rakyat tidak pernah berakhir. "Para pejuang Demokrat di seluruh Tanah Air, kekuasaan datang dan pergi. Jabatan ada waktunya. Pemilu memiliki siklusnya. Tetapi tanggung jawab kepada rakyat tidak pernah selesai," ujarnya.

Topik Menarik