Erupsi Gunung Anak Krakatau, Pelabuhan Merak Tetap Beroperasi dan Ribuan Masker Dibagikan
CILEGON, iNews.id - Petugas KSOP Kelas I Banten membagikan ribuan masker kepada pengguna jasa di Pelabuhan Penyeberangan Merak, Banten, Senin (7/9/2026). Pembagian masker dilakukan untuk mencegah masyarakat menghirup abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang berdampak di wilayah Banten dan Lampung.
Ribuan masker dibagikan kepada penumpang pejalan kaki dan sopir truk yang tengah menunggu antrean untuk naik kapal. Masker diberikan sebagai langkah antisipasi terhadap paparan abu vulkanik yang terbawa ke kawasan pelabuhan.
"Memang ada sedikit dampak dari abu vulkanik. Kita bagikan masker untuk antisipasi dampak yang ditimbulkan dari abu vulkanik tersebut. Untuk pelayaran tidak terlalu mengganggu aktivitas kapal penyeberangan," ujar petugas KSOP Pelabuhan Merak, Arwin.
Wilayah Banten, khususnya Merak, serta Lampung menjadi daerah yang terdampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Kondisi tersebut membuat petugas meningkatkan langkah pencegahan bagi masyarakat yang beraktivitas di sekitar pelabuhan.
Meski terdapat paparan abu vulkanik, KSOP Kelas I Banten memastikan aktivitas Pelabuhan Penyeberangan Merak tidak terganggu. Pelabuhan tetap beroperasi secara normal dan pelayanan penyeberangan masih berjalan seperti biasa.
Petugas juga mengimbau pengguna jasa untuk menggunakan masker selama beraktivitas di kawasan pelabuhan. Langkah tersebut dilakukan untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan abu vulkanik.









