Bubuk Singkong Jadi Senjata Baru Polda Kalteng Padamkan Karhutla di Lahan Gambut

Bubuk Singkong Jadi Senjata Baru Polda Kalteng Padamkan Karhutla di Lahan Gambut

Nasional | inews | Senin, 7 September 2026 - 00:30
share

PALANGKA RAYA, iNews.id - Polda Kalimantan Tengah menggunakan teknologi injeksi berbahan dasar bubuk tepung singkong untuk mempercepat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Teknologi ini digunakan untuk memadamkan bara api yang berada dalam tanah gambut dan sulit dijangkau dengan metode konvensional.

Teknologi tersebut diterapkan pada lahan yang terbakar di Jalan Dulin Kandang, Palangka Raya. Sebanyak 25 kilogram bubuk singkong dicampur dengan 100 liter air, kemudian disemprotkan langsung ke dalam tanah menggunakan sistem injeksi.

Hasil uji coba menunjukkan metode injeksi tersebut dapat mempercepat proses pemadaman bara api di dalam lahan gambut. Penggunaan teknologi ini juga dinilai lebih efisien dalam pemakaian air, terutama saat musim kemarau ketika sumber air untuk pemadaman terbatas.

Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan mengatakan, bubuk yang digunakan dalam teknologi injeksi tersebut merupakan bantuan dari Korps Brimob Polri.

Sebelum proses pemadaman dilakukan, petugas menggunakan drone thermal untuk mengidentifikasi titik panas yang berada di dalam lahan. Setelah titik panas terdeteksi, petugas menyuntikkan campuran bubuk singkong dan air langsung ke dalam tanah.

"Teknologi injeksi diharapkan mampu mempercepat pemadaman bara api yang berada di bawah permukaan tanah gambut. Cara tersebut juga diharapkan dapat menekan potensi munculnya kembali api maupun asap setelah proses pemadaman," ujarnya dikutip dari iNews Barito, Minggu (6/9/2026).

Bahan baku bubuk singkong yang digunakan sebagai penyekat api telah didistribusikan ke sejumlah wilayah di Kalimantan Tengah yang terdampak karhutla. Bahan tersebut akan dimanfaatkan untuk mendukung proses pembasahan sekaligus pemadaman lahan gambut.

Topik Menarik