Seluruh Penerbangan Dibatalkan Imbas Erupsi Gunung Anak Krakatau, Penumpang di Bandara Soetta Menumpuk

Seluruh Penerbangan Dibatalkan Imbas Erupsi Gunung Anak Krakatau, Penumpang di Bandara Soetta Menumpuk

Nasional | sindonews | Minggu, 6 September 2026 - 08:22
share

Seluruh penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang terpaksa dibatalkan imbas sebaran abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau. Berdasarkan pantauan di Terminal 1C, Minggu (6/9/2026), seluruh penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta mulai dilakukan penundaan sejak pukul 05.00 WIB.

Para penumpang awalnya terus berdatangan ke Bandara Soetta untuk mendapatkan kepastian keberangkatan. Terlihat juga bagian mesin pesawat ditutup untuk menghindari masuknya debu vulkanik.

Baca juga: Terdampak Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau, Bandara Soetta Tutup hingga Pukul 09.30 WIB

Pada pukul 07.20 WIB, pihak Bandara Soetta mulai menginformasikan bahwa seluruh penerbangan dibatalkan imbas sebaran abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau.

Setelah informasi tersebut, para penumpang kemudian berbondong-bondong turun untuk menuju ruang maskapai penerbangan. Sesampainya di ruang salah satu maskapai, mereka mendapatkan penjelasan dari petugas.“Mohon maaf bapak/ibu, memang seluruh penerbangan dibatalkan karena musibah alam,” ujar petugas kepada para calon penumpang.

Petugas menjelaskan bahwa para penumpang bisa melakukan perubahan jadwal penerbangan atau membatalkan penerbangan. Perubahan jadwal juga harus mengikuti situasi.

“Bapak/ibu bisa melakukan reschedule. Tapi, tetap melihat situasi dan perkembangan apakah masih ada erupsi atau tidak,” ucapnya.

Sebelumnya, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menutup sementara operasional penerbangan di Bandara Soetta mulai pukul 01.30 WIB- 05.30 WIB, Minggu (6/9/2026). Keputusan itu tertuang dalam NOTAM Nomor A3341/26.

"Hal tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut hasil paper test pada Minggu (6/9/2026) pukul 00.35 WIB - 01.05 WIB menunjukan hasil positif adanya indikasi sebaran abu vulkanik di Bandara Internasional Seokarno-Hatta," ujar Direktur Jenderal Perhubungan Udara Lukman F Laisa, Minggu (6/9/2026).

Berdasarkan data monitoring per 5 September 2026 pukul 22.00 WIB, terdapat 33 penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta yang terdampak.

Pada penerbangan internasional terdapat 16 pembatalan, 7 penundaan, dan 5 penjadwalan kembali. Rute penerbangan yang terkena dampak yaitu penerbangan menuju dan dari Singapura (SIN), Hong Kong (HKG), Sydney (SYD), Seoul/Incheon (ICN), Doha (DOH), Amsterdam (AMS), dan Kuala Lumpur (KUL).

Pada penerbangan domestik terdapat 4 pembatalan dan 1 penerbangan yang dialihkan. Rute penerbangan yang terdampak yaitu penerbangan dari dan ke Lampung (TKG), menuju Denpasar (DPS), serta menuju Surabaya (SUB).

Topik Menarik